LAM Kota Batam: Do’a selamat dan Do’a Arwah Sempena Hari Jadi LAM Yang Ke-26 PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Karimun

Bupati Iskandarsyah Geber Bangun Konektivitas Karimun, 57 Pulau Siap Jadi Motor Ekonomi Baru

badge-check


					Bupati Iskandarsyah Geber Bangun Konektivitas Karimun, 57 Pulau Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Perbesar

RealBatam.com,Karimun-Bupati Karimun, Iskandarsyah, secara tegas menyatakan kesiapannya membawa Karimun keluar dari bayang-bayang dominasi pembangunan Batam melalui transformasi infrastruktur besar-besaran.

Langkah strategis ini difokuskan pada percepatan konektivitas antarpulau sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menargetkan konektivitas tanpa batas.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur tidak lagi dipandang sebagai proyek jangka pendek, melainkan sebagai investasi masa depan bagi kesejahteraan masyarakat.

Iskandarsyah bahkan menyebut Karimun sebagai “raksasa tidur” yang memiliki potensi besar untuk bangkit. Terlebih lagi, wilayah ini berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Singapura serta Malaysia. Posisi strategis ini, menurutnya, menjadi modal kuat untuk mendorong Karimun bersaing dengan pusat ekonomi regional.

“Kami ingin Karimun setara dengan Batam. Selama ini orang mengenal Kepri itu identik dengan Batam, padahal Karimun memiliki potensi yang tidak kalah, bahkan lebih unggul di sejumlah sektor,” tegas Iskandarsyah, Senin, 16 Februari 2026.

Namun demikian, tantangan geografis Karimun terbilang unik karena memiliki 254 pulau dengan 57 di antaranya berpenghuni. Alih-alih menjadi hambatan, pulau-pulau tersebut justru dipandang sebagai peluang ekonomi besar yang belum tergarap maksimal.

Lebih lanjut, ia memaparkan tiga pilar utama pembangunan yang menjadi prioritas daerah. Pilar tersebut meliputi pembangunan jembatan antarpulau, modernisasi pelabuhan dan bandara, serta integrasi jalur transportasi laut yang lebih efisien.

Tidak berhenti pada infrastruktur fisik, Iskandarsyah juga mengarahkan pembangunan ke sektor energi hijau. Pulau-pulau yang tersebar akan diintegrasikan dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung kebutuhan energi berkelanjutan.

“Nantinya pulau-pulau ini akan dimanfaatkan untuk kerja sama energi hijau yang menyuplai listrik ke Singapura. Ini adalah peluang emas yang akan menempatkan Karimun di peta ekonomi regional,” tambahnya.

Langkah konkret yang telah masuk dalam RPJMD tersebut diharapkan tidak hanya menjadi proyek mercusuar semata. Sebaliknya, program ini ditargetkan menjadi penggerak ekonomi rakyat melalui pembukaan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, serta peningkatan investasi asing.

“Jika darat dan laut kita terhubung dengan sarana prasarana yang memadai, Karimun akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru di Kepri,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BNN dan Bea Cukai Hentikan Kapal MV Ocean Porter, 2,6 Ton Sabu Digagalkan di Karimun

22 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Bunda Literasi Karimun Ajak 60 Siswa SD Gemar Membaca Sejak Dini

21 Agustus 2026 - 04:40 WIB

Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah

15 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Wabup Rocky Lepas Dua Putra-Putri Terbaik Karimun ke Paskibraka Tingkat Provinsi Kepri 2026

6 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Tim Sepak Bola Tanjungpinang Menang 3-1 atas Karimun di POPDA X Kepri

4 Juli 2026 - 16:42 WIB

Trending di Karimun