Menu

Mode Gelap
Jalin Kerja Sama Riset dan Kajian Kemaritiman, BP Batam Teken MoU dengan UMRAH BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Wagub Kepri dan Kepala BNPT RI Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Dompak Diskominfo Kepri Gelar Bimtek SAQ Monev 2026, Siapkan 43 OPD Raih Predikat Informatif TP PKK Kepri Soroti Kasus Malaria di Tanjungsebauk Tanjungpinang, Berikan Bantuan dan Edukasi Warga untuk Peduli Lingkungan

Pemko Batam

Duta Wisata 2026 Dibekali Strategi Promosi Digital hingga 15 Program Prioritas Wako dan Wawako Batam

badge-check


					Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026. Perbesar

Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026.

Realbatam.com. Batam-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menekankan pentingnya penguasaan strategi promosi digital bagi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam 2026 sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah.

Hal tersebut disampaikan Rudi saat menjadi narasumber pada kegiatan Karantina atau Training Centre Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang digelar di Ayola Signature Ocarina Batam, Rabu (6/5/2026).

Rudi mengatakan, duta wisata tidak hanya berperan sebagai ikon daerah, tetapi juga sebagai ujung tombak promosi yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut generasi muda, termasuk duta wisata, untuk adaptif dan kreatif dalam menyampaikan potensi daerah.

“Duta wisata harus mampu menjadi komunikator yang baik, khususnya di ruang digital. Mereka harus memahami bagaimana memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan Batam secara luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi promosi pariwisata saat ini tidak lagi bergantung pada metode konvensional semata, melainkan harus didukung dengan konten kreatif yang menarik dan informatif. Konten tersebut, kata dia, harus mampu menggambarkan kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Batam.

Selain itu, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia digital. Duta wisata diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Duta wisata harus menjadi agen informasi yang kredibel,” katanya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dari segi pengetahuan pariwisata, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital serta informasi kondisi ekonomi makro Kota Batam.

Pembekalan tersebut juga mencakup pemahaman terhadap 15 program prioritas Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, agar para duta mampu menjadi agen informasi yang selaras dengan arah pembangunan kota.

Adapun, 15 program prioritas Wako dan Wawako Batam tersebut meliputi optimalisasi penyediaan air bersih, penanganan banjir, pemberian layanan pengobatan gratis serta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta untuk UMKM, penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, serta bantuan bagi lansia. Selain itu, program juga mencakup pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif, pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan siswa berprestasi, pengembangan transportasi publik terintegrasi seperti BRT dan LRT, serta pembangunan jalan lingkar.

Selanjutnya, Wako dan Wawako Batam juga memprioritaskan pembangunan pusat seni budaya paguyuban, pengelolaan stok kebutuhan pokok, pengelolaan sampah ramah lingkungan, pembangunan sekolah dan ruang kelas baru, serta peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Duta wisata juga harus memahami dan mengetahui program-program yang sedang digalakkan, terutama tentang 15 program prioritas ini,” katanya.

Ia mengatakan, Karantina Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi, yang bertujuan membekali peserta dengan berbagai keterampilan dan wawasan sebelum memasuki tahap penilaian akhir.

“Dengan pembekalan tersebut, diharapkan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda Batam yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah,” tutup Rudi.

Sumber: MC Batam
Redaksi : AA
Editor : AKM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalin Kerja Sama Riset dan Kajian Kemaritiman, BP Batam Teken MoU dengan UMRAH

23 Juni 2026 - 20:52 WIB

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI “Rapat Dengar Pendapat Tim Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau”

23 Juni 2026 - 19:17 WIB

Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

23 Juni 2026 - 17:39 WIB

Kadisdik Batam Bungkam, Muncul Desakan kepada Wali Kota Amsakar Ahmad untuk Mencopot Kadisdik yang Dinilai Mengarah pada Praktik Kolusi dan Nepotisme

22 Juni 2026 - 19:10 WIB

Air Mata Amsakar Luruh Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan, Janji Masa Depan Tak Boleh Terputus

22 Juni 2026 - 16:30 WIB

Trending di Batam