10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Pemko Batam

Duta Wisata 2026 Dibekali Strategi Promosi Digital hingga 15 Program Prioritas Wako dan Wawako Batam

badge-check


					Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026. Perbesar

Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan 20 Finalis Duta Wisata Batam 2026.

Realbatam.com. Batam-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menekankan pentingnya penguasaan strategi promosi digital bagi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam 2026 sebagai upaya memperkuat citra pariwisata daerah.

Hal tersebut disampaikan Rudi saat menjadi narasumber pada kegiatan Karantina atau Training Centre Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 yang digelar di Ayola Signature Ocarina Batam, Rabu (6/5/2026).

Rudi mengatakan, duta wisata tidak hanya berperan sebagai ikon daerah, tetapi juga sebagai ujung tombak promosi yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut generasi muda, termasuk duta wisata, untuk adaptif dan kreatif dalam menyampaikan potensi daerah.

“Duta wisata harus mampu menjadi komunikator yang baik, khususnya di ruang digital. Mereka harus memahami bagaimana memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan Batam secara luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi promosi pariwisata saat ini tidak lagi bergantung pada metode konvensional semata, melainkan harus didukung dengan konten kreatif yang menarik dan informatif. Konten tersebut, kata dia, harus mampu menggambarkan kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Batam.

Selain itu, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia digital. Duta wisata diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Duta wisata harus menjadi agen informasi yang kredibel,” katanya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dari segi pengetahuan pariwisata, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital serta informasi kondisi ekonomi makro Kota Batam.

Pembekalan tersebut juga mencakup pemahaman terhadap 15 program prioritas Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, agar para duta mampu menjadi agen informasi yang selaras dengan arah pembangunan kota.

Adapun, 15 program prioritas Wako dan Wawako Batam tersebut meliputi optimalisasi penyediaan air bersih, penanganan banjir, pemberian layanan pengobatan gratis serta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta untuk UMKM, penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, serta bantuan bagi lansia. Selain itu, program juga mencakup pelatihan tenaga kerja dan pengembangan industri kreatif, pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan siswa berprestasi, pengembangan transportasi publik terintegrasi seperti BRT dan LRT, serta pembangunan jalan lingkar.

Selanjutnya, Wako dan Wawako Batam juga memprioritaskan pembangunan pusat seni budaya paguyuban, pengelolaan stok kebutuhan pokok, pengelolaan sampah ramah lingkungan, pembangunan sekolah dan ruang kelas baru, serta peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Duta wisata juga harus memahami dan mengetahui program-program yang sedang digalakkan, terutama tentang 15 program prioritas ini,” katanya.

Ia mengatakan, Karantina Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi, yang bertujuan membekali peserta dengan berbagai keterampilan dan wawasan sebelum memasuki tahap penilaian akhir.

“Dengan pembekalan tersebut, diharapkan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda Batam yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah,” tutup Rudi.

Sumber: MC Batam
Redaksi : AA
Editor : AKM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal

28 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Pelayanan Kependudukan Lebih Dekat ke Warga

28 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

28 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan

27 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Trending di Batam