Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Nasional

KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

badge-check


					Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU Perbesar

Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU

Realbatam.com. Jakarta-Sembilan kiai anggota Ahlul Halli Wal Aqdli (AHWA) telah menyelesaikan musyawarah tertutup terkait pemilihan Rais Aam PBNU. Hasil musyawarah itu menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031.

Penetapan Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU terpilih ini dibacakan pada sidang Muktamar ke-35 NU pada Minggu (30/8/2026) malam. Keputusan itu berlaku sejak ketetapan itu diketok di ruang sidang.
“Keputusan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tentang hasil sidang AHWA tentang Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031. Pertama, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031,” bunyi penetapan di sidang pleno Muktamar ke-35 NU.

KH Miftachul Akhyar sebelumnya merupakan Rais Aam PBNU periode 2021-2026. KH Miftachul Akhyar sejak lama diamanahkan memegang sejumlah posisi penting di PBNU.

Seperti diketahui, sembilan kiai mendapatkan suara terbanyak dalam rekapitulasi nasional hasil tabulasi suara Ahlul Halil Wal Aqdi (AHWA). Sembilan anggota AHWA yang terpilih akan ditetapkan untuk kemudian menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Dalam dokumen yang diterima, Minggu (30/8/2026), sembilan anggota AHWA ini terpilih melalui mekanisme pemilihan suara. Awalnya ada 34 orang yang diusulkan menjadi anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Dari 34 nama calon itu, terpilih sembilan orang yang meraih suara terbanyak sebagai anggota AHWA. Sembilan anggota peraih suara terbanyak ini kemudian akan disahkan sebagai anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Berikut daftar sembilan anggota AHWA:
1. KH. Nurul Huda Djazuli
2. TGK. KH. Nuruzzhari Yahya
3. AG. Dr. KH. Baharuddin HS, MA
4. KH. Miftachul Akhyar
5. KH. Afifuddin Muhajir
6. KH. Anwar Iskandar
7. KH. Anwar Manshur
8. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj
9. Dr. KH. Abun Bunyamin. MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

DEN Dorong MBG Prioritaskan Wilayah 3T, Desa dan Masyarakat Miskin

21 Oktober 2026 - 12:31 WIB

PB PII Desak Presiden Evaluasi Total Menteri Kehutanan: Karhutla Terus Meluas, Pelajar Ikut Menanggung Dampaknya

20 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Trending di Nasional