Jusuf Kalla Dukung Milad Ke-11 PRIMA DMI dan Peluncuran Halal Center untuk Percepat Wajib Halal 2026

oleh -20 Dilihat
oleh

Realbatam.com. Jakarta-Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menerima audiensi jajaran Pimpinan Pusat Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PP PRIMA DMI) di kediamannya di kawasan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (31/5/2026).

Delegasi PP PRIMA DMI dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Afandi Ismail Hasan, didampingi Direktur Literasi Digital RM Indra Syahfirman, Direktur Pemuda Hotmartua Simanjuntak, Direktur Halal Center PRIMA DMI Raden Ahmad Nabhan, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal PP PRIMA DMI Afandi Ismail Hasan menyampaikan rencana penyelenggaraan Syukuran Milad ke-11 PRIMA DMI sekaligus Peluncuran Halal Center PRIMA DMI yang akan menjadi salah satu program strategis organisasi dalam mendukung peningkatan literasi halal masyarakat.

Afandi menjelaskan, momentum milad ke-11 ini akan diarahkan untuk memperkuat kesadaran halal di kalangan generasi muda, khususnya remaja masjid, sekaligus mendukung percepatan implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026 yang dicanangkan pemerintah.

“Milad ke-11 PRIMA DMI kami jadikan momentum untuk meningkatkan literasi halal masyarakat mulai dari lingkungan remaja masjid. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung target pemerintah terkait implementasi Wajib Halal Oktober 2026 demi kemaslahatan umat dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Jusuf Kalla menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran Halal Center PP PRIMA DMI. Menurutnya, konsep halal dan thayyib memiliki manfaat yang bersifat universal dan tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam.

JK menegaskan bahwa prinsip halal dan thayyib memberikan jaminan kualitas, keamanan, serta kebaikan produk yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Sementara itu, Direktur Halal Center PRIMA DMI Raden Ahmad Nabhan menjelaskan bahwa kehadiran Halal Center PP PRIMA DMI diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha, dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal produk di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan Halal Center menjadi sangat penting dalam mendukung suksesnya kebijakan Wajib Halal Oktober 2026, di mana seluruh produk makanan, minuman, hasil sembelihan, serta bahan baku pangan diwajibkan memiliki sertifikat halal mulai 18 Oktober 2026.

“Halal Center ini bertindak sebagai Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang membantu pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mendaftarkan produknya melalui program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI),” jelas Nabhan.

Ia berharap kehadiran Halal Center pertama yang digagas oleh organisasi remaja masjid tersebut dapat menjadi motor penggerak literasi halal di tengah masyarakat melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran para pelaku usaha, khususnya UMKM, agar segera mengurus sertifikasi halal sebelum tenggat waktu implementasi kebijakan Wajib Halal 2026. Semakin dini pelaku usaha mempersiapkan diri, semakin besar manfaat yang diperoleh baik dari sisi perlindungan konsumen maupun daya saing produk,” tambahnya.

Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) didirikan dan dideklarasikan di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 27 Mei 2015 bertepatan dengan 9 Sya’ban 1436 Hijriah. Sebagai badan otonom di bawah Dewan Masjid Indonesia (DMI), PRIMA DMI berfokus pada pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas generasi muda masjid di seluruh Indonesia.

Memasuki usia ke-11 tahun, PRIMA DMI terus memperluas kontribusinya dalam bidang dakwah, pendidikan, literasi digital, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ekosistem halal nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berakhlak mulia.*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.