Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

UMKM

Pangan Murah Diserbu ASN, Dagangan UMKM Ikut Laris

badge-check


					Pangan Murah Diserbu ASN, Dagangan UMKM Ikut Laris Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Gerai Pangan Roadshow Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) dan Bazar UMKM dimanfaatkan ASN Pemko Tanjungpinang untuk berbelanja kebutuhan pangan dan jajanan seusai mengikuti senam bersama di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (27/8/2026).

Beragam kebutuhan dapur, mulai dari bawang, cabai, sayuran hingga telur, dijajakan di gerai pangan dengan harga lebih murah dari pasaran. Sementara di bazar UMKM, aneka makanan dan minuman turut diburu ASN.

Salah seorang ASN, Fitriah, membeli telur ayam kampung, telur asin, cabai dan sayuran. Ia menyebut harga telur yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga di pasar.

“Telur ayam kampung Rp15 ribu isi lima. Kalau di pasar sekitar Rp4 ribu satu butir. Telur asin Rp20 ribu isi lima, sedangkan di pasar sekitar Rp5 ribu satu butir,” kata Fitriah.

Fitriah tak hanya membeli telur, tetapi juga membawa pulang cabai dan sayuran dari gerai pangan tersebut.

“Harganya murah. Di samping itu, kita dukung para petani dan peternak kita biar jualannya habis terjual,” ucapnya.

Partini, salah satu kelompok tani binaan DPPP yang ikut dalam gerai pangan, mengapresiasi Pemko yang terus melibatkan kelompok tani dalam berbagai kegiatan.

“Kelompok tani kami di bawah binaan DPPP. Di sini selain memasarkan hasil panen kami, juga membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Hasil panen yang dibawa kelompok tani dijual dengan harga lebih murah dari pasaran. Cabai merah dan cabai rawit masing-masing Rp6 ribu, sedangkan cabai hijau Rp5 ribu.

“Semua ini hasil panen sendiri dari kebun kami,” sebut Partini.

Sembilan pelaku UMKM binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang ikut menjajakan makanan dan minuman dalam bazar tersebut.

Salah satu pelaku UMKM, Farah Wati atau yang akrab disapa Mak Ucu, berterima kasih kepada Pemko yang terus memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengenalkan dan memasarkan produk. Ia mengaku bersyukur dagangannya laris setelah dibeli ASN.

“Alhamdulillah dagangan saya laris, sarapan pagi dan minuman banyak diborong ASN usai senam,” tuturnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dewi Ansar Tegaskan Kualitas dan Mutu Jadi Kunci UMKM Kepri Naik Kelas pada Road to WCCE

7 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Pawai Lampion Festival Mooncake Semarak, Sekda Zulhidayat: Simbol Keharmonisan dan Keberagaman Tanjungpinang

25 September 2026 - 10:47 WIB

Gebyar Melayu Pesisir 2026 Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi UMKM Kepri

19 September 2026 - 15:00 WIB

Dari Dapur UMKM, Sambal Gonggong Jadi Produk Unggulan Tanjungpinang

19 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Dekranasda Fun & Run 2026 Dibuka, Lis Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Event Daerah

8 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Trending di Tanjungpinang