Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Tanjungpinang

Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang

badge-check


					Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Warisan budaya Melayu dan pesona Pulau Penyengat masih menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Tanjungpinang. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan wisman pada triwulan I tahun 2026 sebesar 3,98 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Peningkatan kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Tanjungpinang yang selama ini mengandalkan kekuatan wisata budaya, sejarah, religi hingga kuliner khas Melayu.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, kuatnya identitas budaya Melayu menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan asing untuk datang berkunjung, khususnya wisatawan asal Malaysia.

“Warisan budaya Melayu yang kuat merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara,” ujar Nazri, Minggu (10/5/2026).

Selain budaya Melayu, Pulau Penyengat juga masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena memiliki nilai sejarah dan religi yang khas di Kepulauan Riau.

Nazri mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan turut didukung keberadaan agen perjalanan wisata yang aktif menawarkan berbagai paket perjalanan ke Tanjungpinang.

Karena itu, Disbudpar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata dan instansi terkait guna menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan.

“Akan terus kita lakukan dengan kolaborasi, kerja sama, serta komunikasi yang baik dengan pelaku industri pariwisata dan instansi lainnya,” katanya.

Tak hanya budaya dan destinasi wisata, sektor kuliner juga menjadi salah satu kekuatan pariwisata Tanjungpinang dalam menarik wisatawan mancanegara.

Ragam kuliner khas Melayu dengan cita rasa yang unik disebut memberi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Tanjungpinang.

“Karena Kota Tanjungpinang sangat kaya dengan beragam kuliner dan cita rasa yang menarik untuk wisatawan,” tambah Nazri.

Disbudpar tetap optimistis target 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 dapat tercapai. Upaya promosi wisata dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata akan terus dilakukan untuk mendukung target tersebut.

“Untuk target wisman 100 ribu tetap kita harus optimis,” pungkasnya (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Trending di Tanjungpinang