Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Tanjungpinang

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

badge-check


					Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang-Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kakanwil Kemenkum Kepri), Dr. Morina Harahap bersama jajaran di Ruang Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (26/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Kanwil Kemenkum Kepri, terutama dalam perlindungan kekayaan intelektual, penguatan identitas daerah, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam audiensi itu, Kemenkum Kepri mengusulkan agar gonggong sebagai salah satu kuliner khas Tanjungpinang mendapat perlindungan kekayaan intelektual. Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat identitas gonggong sebagai produk khas daerah sekaligus meningkatkan nilai dan daya tariknya melalui strategi branding yang lebih luas.

Wali Kota Lis Darmansyah menyambut baik usulan tersebut dan mengapresiasi dukungan serta berbagai program Kemenkum Kepri yang telah memberikan manfaat bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat identitas produk lokal, sekaligus membuka peluang bagi UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing.

“Pemko Tanjungpinang sangat mengapresiasi dukungan Kemenkum Kepri selama ini. Ke depan, kita akan mengidentifikasi dan mengkurasi berbagai potensi serta ciri khas Tanjungpinang yang bisa diperkuat identitas dan perlindungannya, sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah dan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Lis.

Selain perlindungan kekayaan intelektual, Wali Kota Lis juga berharap Kemenkum Kepri dapat membantu mengkaji kembali konsep Otorita Bintan, khususnya dari sisi regulasi dan peluang pengembangan Pulau Bintan sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Menurutnya, kajian tersebut diperlukan untuk melihat peluang dan berbagai aspek yang perlu dipersiapkan agar pengembangan kawasan perdagangan bebas dapat berjalan lebih optimal pada masa mendatang.

Lis juga menegaskan, penguatan identitas daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memberi perhatian tidak hanya pada gonggong, tetapi juga berbagai produk unggulan dan potensi lokal lainnya yang layak dikembangkan serta dilindungi.

Melalui sinergi dengan Kanwil Kemenkum Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap semakin banyak potensi lokal yang mendapat perlindungan dan pengakuan, sehingga mampu memperkuat identitas daerah, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Buka CDM Porprov Kepri VI, Wawako Raja Ariza: Junjung Sportivitas, Jaga Nama Baik Daerah

21 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Trending di Olahraga