Menu

Mode Gelap
Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri Ribuan Jamaah Padati Manaqib Kubro II Belakang Padang, Dzikir Akbar Penuh Khidmat dan Harapan Barokah

Tanjungpinang

Tanjungpinang Petik Manfaat Ekonomi sebagai Tuan Rumah MTQ KepriBERITA LAINNYA

badge-check


					Tanjungpinang Petik Manfaat Ekonomi sebagai Tuan Rumah MTQ KepriBERITA LAINNYA Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Kepercayaan menjadikan Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026 membawa dampak terhadap perputaran ekonomi daerah.

Kedatangan kafilah, ofisial, panitia, dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Kepri turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata di ibu kota provinsi.

Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel selama pelaksanaan MTQ. Di Hotel CK Tanjungpinang, misalnya, hampir seluruh kamar standar terisi.

“Dari 200 kamar standar yang kami miliki, 199 kamar terisi. Tamu berasal dari kafilah Tanjungpinang, Batam, dan Kabupaten Karimun,” kata Sales and Marketing Hotel CK, Dila, Rabu (8/7).

Selain tingkat hunian yang meningkat, pendapatan hotel juga mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa.

“Pendapatan selama MTQ meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa,” tambahnya.

Menurut Dila, tamu yang datang tidak hanya mengikuti rangkaian MTQ, tetapi juga memanfaatkan waktu luang untuk menikmati objek wisata dan kuliner di Tanjungpinang. Pihak hotel pun aktif memperkenalkan sejumlah destinasi kepada para tamu.

“Kami selalu merekomendasikan kalau ingin ke pantai bisa ke Tanjung Siambang. Untuk menikmati kuliner, kami arahkan ke Akau maupun sejumlah rumah makan seafood di Dompak,” pungkasnya.

Dila berharap Tanjungpinang semakin sering menjadi tuan rumah berbagai event yang dipadukan dengan atraksi budaya Melayu sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di kota ini.

“Kalau semakin banyak event dan atraksi budaya, orang luar akan lebih mengenal Tanjungpinang. Dampaknya tentu akan semakin baik bagi sektor perhotelan dan usaha masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan dampak ekonomi yang dirasakan selama MTQ menunjukkan penyelenggaraan event berskala provinsi mampu memberi nilai tambah bagi daerah.

“Manfaatnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan masyarakat. Ini menunjukkan penyelenggaraan MTQ mampu menggerakkan perekonomian daerah,” tuturnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Asyraf A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Ingatkan Aparatur, Pahami Aspek Hukum Pengadaan Sejak Tahap Perencanaan

15 Juli 2026 - 18:23 WIB

Jelang Verifikasi Faktual, Pemko Tanjungpinang Matangkan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

15 Juli 2026 - 14:02 WIB

Tanjungpinang Dapat 589 Bantuan Rehab RTLH, Wali Kota Lis: Terbesar Sepanjang Sejarah

15 Juli 2026 - 08:57 WIB

Pemko Tanjungpinang Perluas Akses Kerja untuk Tekan Pengangguran

14 Juli 2026 - 18:19 WIB

DAK Fisik 2026, Pemko Tanjungpinang akan Lakukan Pembangunan Jalan, RSUD dan Sanitasi

14 Juli 2026 - 18:14 WIB

Trending di Tanjungpinang