Menu

Mode Gelap
Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri Ribuan Jamaah Padati Manaqib Kubro II Belakang Padang, Dzikir Akbar Penuh Khidmat dan Harapan Barokah

Lingga

Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah

badge-check


					Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2). Perbesar

Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2).

RealBatam.com,Lingga-Kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Lingga selama hampir tiga bulan terakhir berdampak pada meningkatnya kebakaran hutan dan lahan serta mulai mengeringnya sejumlah sumber air di desa-desa.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep Barat bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Susy Yenti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama agar hujan segera turun dan kemarau panjang dapat berakhir.

“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan Salat Istisqa. Kami berharap kemarau berkepanjangan ini segera berakhir,” ujar Susy saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dampak kemarau tidak hanya memicu kebakaran hutan dan lahan hampir setiap hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah sumber air mulai mengering. Bahkan, saat terjadi kebakaran di wilayah Singkep Barat, petugas sempat kesulitan mencari sumber air untuk pemadaman.

Salat Istisqa tersebut diikuti unsur kecamatan, TNI-Polri, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Pemerintah kecamatan juga telah mengimbau desa-desa lain di wilayah Singkep Barat untuk melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.

“Untuk desa lain, kami sudah memberikan surat imbauan agar melaksanakan Salat Istisqa secara bersama-sama,” ungkapnya.

Susy menegaskan, selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Ini bentuk ikhtiar kita sebagai manusia. Di sisi lain, kita juga harus menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana seperti kebakaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Nizar Hadir di Tengah Korban Puting Beliung Tanjung Kelit, Bukti Kepedulian Tak Selalu Diukur Angka

17 Juni 2026 - 02:33 WIB

Pemprov Kepri Telusuri Status Lahan Pulau Katang yang Dijual Rp65 Miliar di Media Sosial

4 Juni 2026 - 22:29 WIB

DPRD Lingga Panggil Perusahaan Sawit terkait Penggusuran Kebun Sagu Warga Pekaka

8 April 2026 - 00:50 WIB

Seleksi Bintara Polri 2026 di Lingga Diikuti 45 Peserta, Semua Lolos Tahap Awal

8 April 2026 - 00:49 WIB

Petugas Sidak Lapas Dabo Singkep Lingga, Sisir Kamar Warga Binaan Cari Barang Terlarang

8 April 2026 - 00:48 WIB

Trending di Lingga