Halalbihalal bersama Keluarga Besar Kepri di Jabodetabek, Gubernur Ansar Paparkan Progres Pembangunan, Dari Infrastruktur hingga Peningkatan Ekonomi Masyarakat

oleh -18 Dilihat
oleh
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wagub Nyanyang Haris Pratamura halalbihalal bersama Keluarga Besar Kepri Jabodetabek di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Realbatam.com. KEPRI- Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Kepulauan Riau yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam halalbihalal Idul Fitri 1447 H digelar di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar Ahmad memaparkan perkembangan sejumlah program yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

Beberapa program pembangunan disampaikan Gubernur di antaranya rencana pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Bukit Kursi, Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

“Insyaallah ini akan dijadikan magnet wisata sejarah, budaya, religi,” ujar Gubernur Ansar.

Upaya mengemas Pulau Penyengat yang telah dilaksanakan berimbas positif kepada angka kunjungan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Setidaknya 300-400 warga negara Singapura dan Malaysia berkunjung ke penyengat. Aktivitas ekonomi masyarakat sudah lebih maju dan berkembang,” imbuh Gubernur.

Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa disebut Gubernur Ansar tidak hanya Soal ekonomi dan pariwisata, tetapi memperkuat identitas kemelayuan, bahwa Pulau Penyengat harus dikenal seluruh bangsa Indonesia sebagai tempat lahirnya Bahasa Indonesia.

Gubernur juga memaparkan revitalisasi Pulau Penyengat yang telah dilaksanakan, mulai dari revitalisasi Masjid Raya Sultan Riau, perbaikan jalan dan drainase, serta perbaikan SWRO yang keseluruhannya telah menelan anggaran Rp96 miliar dukungan dari APBN.

Selain itu disampaikan pula program keagamaan dan sosial. Di antaranya penempatan 50 Dai Hinterland sejak tahun yang bertujuan membangun optimisme dan keimanan masyarakat kawasan pesisir dan perbatasan, lalu bantuan rumah ibadah (sejak 2025 menggelontorkan Rp46,12 miliar), serta insentif keagamaan yang telah diberikan kepada 13.348 penerima dengan total Rp5,67 miliar.

Gubernur dan Wagub Kepri bersama tokoh Kepri yang ada di Jabodetabek.

Di bidang kesehatan, Pemprov Kepri menyediakan Rumah Singgah di Jalan Gatot Subroto Jakarta dan Kota Batam yang masing-masing berkapasitas 50 kamar dengan fasilitas hotel bintang tiga yang dimanfaatkan bagi masyarakat Kepri dan warga di pulau-pulau yang menjalani perawatan rujukan.

“Kita (Pemprov Kepri) telah merencanakan menambah asrama mahasiswa dan rumah singgah untuk masyarakat Kepri,”

Tahun ini, Pemprov Kepri telah menyekolahkan sebanyak 58 dokter spesialis dan subspesialis Untuk memenuhi dokter spesialisasi layanan dasar dan pendukung di seluruh rumah sakit kabupaten/kota dan provinsi.

Pemprov Kepri juga memberikan jaminan perlindungan bagi pekerja rentan. Sebanyak 31.304 nelayan telah diberikan bantuan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan selama empat tahun pelaksanaannya, dan 9.200 petani selama 2 tahun terakhir.

“Tahun ini perlindungan sosial diberikan kepada driver online. Kita akan berupaya memberikan proteksi bagi pekerja rentan lainnya,” tegas Ansar.

Gubernur juga menyampaikan Program Kepri Terang yang telah membantu 14.222 rumah tangga dalam pemasangan jaringan listrik secara gratis.

“Tahun ini akan ditambah 1400 rumah tangga lagi yang salah satu pendanaannya melalui program CSR,” sebut Ansar.

Saat ini tingkat elektrifikasi di Kepri telah mencapai 99.98 persen.

“Kita sedang mengejar pemenuhan listrik 24 jam bagi desa maupun pulau-pulau yang masih dialiri listrik selama 12 -14 jam. Dalam dua tahun ini kita juga akan memenuhi pemasangan listrik Solar Home System di pulau-pulau kecil yang dihuni oleh sekitar 15- 30 kepala keluarga,” papar Ansar lagi.

Terakhir, Gubernur memaparkan pemberian bantuan modal bagi pelaku UMKM bekerjasama dengan BRK.

“Maksimal pinjaman modal sebesar Rp40 juta yang bunganya dibantu Pemerintah Provinsi. Sudah dipinjamkan kepada 1872 UMKM. Program terus dilanjutkan,” ujar Ansar lagi.

Silaturahmi Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura bersama keluarga besar masyarakat Kepri di Jabodetabek berlangsung hangat dan akrab.

Hadir membersamai Gubernur dan Wagub Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari, Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat Kepri di antaranya Anggota DPD RI yang juga Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, pengurus kekerabatan kabupaten/kota se Provinsi Kepri di Jabodetabek, serta mahasiswa asal Kepri yang berkuliah dai Bandung, Jogjakarta dan Jakarta, Ketua DPRD Kota Bekasi, dari Kesultanan Pontianak Kalbar.

Halalbihalal ini juga berlangsung khidmat dengan siraman rohani disampaikan Ustadz Abdil Muhadir Ritonga.

“Halalbihalal hadir untuk melepas rasa rindu, dijadikan momen silaturahim, bersalaman, menghapus dosa satu dengan yang lain,” pungkas Gubernur Ansar. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.