Tak Hanya Cari Kerja, Pemuda Bintan Didorong Buka Usaha Sendiri

oleh -163 Dilihat
oleh
Bupati Bintan Roby Kurniawan membuka kegiatan tersebut di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu, 11 Februari 2026.F-Diskominfo Bintan

RealBatam.com,Bintan-Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar pelatihan kewirausahaan barber bagi pemuda sebagai upaya mendorong lahirnya wirausaha baru di tengah pertumbuhan penduduk dan dinamika pasar kerja.

Bupati Bintan Roby Kurniawan membuka kegiatan tersebut di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu, 11 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Roby menyebut pelatihan keterampilan menjadi salah satu strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda.

“Kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi pemuda untuk menjadi wirausaha. Keterampilan dilatih, usaha ditingkatkan, termasuk bagaimana mengembangkan sektor usahanya,” ujar Roby.

Pelatihan ini diikuti 16 pemuda dari berbagai kecamatan di Bintan yang telah melalui proses seleksi.

Selama dua hari, peserta mendapat pembekalan teknik dasar pangkas rambut, perawatan rambut, hingga manajemen usaha barbershop.

Salah satu pemateri yang dihadirkan adalah Desman Pasrah Jaya Hia, pemilik Minion Barber Shop.

Menurut Roby, keterampilan teknis harus dibarengi dengan mental kewirausahaan agar peserta tidak hanya menjadi pekerja, tetapi mampu membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Harapannya, setelah pelatihan ini mereka bisa mandiri dan bahkan membuka peluang kerja bagi yang lain,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bintan Alfeni Harmi mengatakan program pelatihan kewirausahaan akan terus berlanjut.

Selain barber, tahun ini Dispora berencana menggelar pelatihan pastry yang dinilai relevan dengan tren industri kuliner.

Sebelumnya, Pemkab Bintan juga telah mengadakan pelatihan barista dan tata rias bagi pemuda.

Program ini merupakan bagian dari visi pembangunan ekonomi kerakyatan melalui gerakan pengembangan wirausaha muda yang dikenal dengan program “Bingke 100 Rasa”.

Pemerintah daerah menilai penguatan sektor usaha mikro berbasis keterampilan menjadi salah satu cara memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat daya saing ekonomi lokal

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.