Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Jakarta, Ada Apa? Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Sadap Presiden Prabowo Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

Batam

Fenomena El Nino, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif Tangani Suplai Air Bersih

badge-check


					Fenomena El Nino, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif Tangani Suplai Air Bersih Perbesar

RealBatam.com,Batam-Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, meninjau kondisi dua waduk yang mengalami penurunan volume air cukup signifikan, Kamis (26/3/2026). Kedua waduk tersebut yaitu Waduk Sei Harapan dan Waduk Mukakuning.

Dari hasil tinjauan, terpantau bahwa volume air di Waduk Sei Harapan menurun hingga 51 sentimeter dari batas normal. Sedangkan Waduk Mukakuning turun hingga 2,4 meter.

Ariastuty menjelaskan, penurunan ini dipicu oleh fenomena El Nino sehingga mengakibatkan berkurangnya curah hujan dan menyebabkan kemarau panjang.

Selain kedua waduk tersebut, lanjut Ariastuty, Waduk Nongsa juga ikut mengalami penyusutan hingga 1,2 meter dan ikut menjadi atensi serius BP Batam.

Meski demikian, ia memastikan bahwa suplai air ke masyarakat tetap optimal. Hal ini dikarenakan kapasitas suplai 4 waduk lain yakni Waduk Duriangkang, Tembesi, Sei Ladi, dan Rempang masih tetap memadai.

Di samping itu, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar kebutuhan air masyarakat Batam tidak terganggu.

“Setelah kami cek, ketahanan air di masing-masing waduk masih aman hingga 4 dan 5 bulan ke depan,” ujar Ariastuty.

Apabila fenomena El Nino ini masih berlangsung lama, Ariastuty mengatakan bahwa BP Batam juga telah menyiapkan langkah-langkah penting. Salah satunya dengan melakukan rationing air yang dengan skema terbaik.

Sehingga, suplai kebutuhan air ke masyarakat tetap terpenuhi dengan baik dan tidak mengganggu hajat hidup orang banyak.

“Kami juga terus memantau dan mengantisipasi produksi serta kebutuhan suplai dengan kondisi yang ada. Oleh sebab itu, kami mengimbau agar masyarakat Batam lebih menghemat pemakaian air di tengah fenomena kemarau panjang ini,” pesan Ariastuty.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar dapat menjaga Batam dari bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Khususnya dalam areal hutan yang berada di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA).

Cuaca panas dan angin kencang saat ini, lanjutnya, meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Kondisi ini membuat api sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

“Beberapa waktu lalu, lahan sekitar waduk ini mengalami kebakaran hutan. Kami mengimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area kering yang mudah terbakar. Segera laporkan kepada pihak berwenang jika melihat tanda-tanda kebakaran, seperti asap atau api kecil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah

3 November 2026 - 17:20 WIB

Kendalikan Inflasi Daerah, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

2 November 2026 - 15:51 WIB

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

2 November 2026 - 13:25 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov Kepri VI 2026

2 November 2026 - 13:20 WIB

Trending di Batam