Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Tanjungpinang

WFA Picu Mudik Lebaran Lebih Awal Tahun Ini

badge-check


					Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah. Perbesar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah.

RealBatam.com,Tanjungpinang-Kebijakan Work From Anywhere (WFA) diperkirakan akan memicu pergerakan masyarakat untuk mudik Lebaran lebih awal pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).

Menurut Tito, kebijakan kerja fleksibel yang memungkinkan pegawai bekerja dari berbagai lokasi diperkirakan akan memengaruhi pola perjalanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dengan adanya kebijakan tersebut, sebagian masyarakat berpotensi melakukan perjalanan mudik lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Diperkirakan arus mudik mulai terjadi pada 16 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 27 Maret 2026 setelah masyarakat menyelesaikan rangkaian perayaan Idul Fitri.

“Menjelang hari raya, banyak persoalan yang harus diantisipasi secara bersama oleh kepala daerah, mulai dari stabilitas harga barang, kesiapan infrastruktur, pengaturan arus mudik dan balik, hingga pengamanan pelaksanaan ibadah. Semua perlu disinergikan bersama Forkopimda,” tegas Tito.

Tito menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, pengelola transportasi, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci untuk memastikan kelancaran arus perjalanan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat menjelang hari raya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi momentum mudik Lebaran.

Menurutnya, berbagai langkah akan terus dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota serta instansi terkait guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Kita akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh kabupaten/kota, Forkopimda, serta instansi terkait agar stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Ansar.

Ia menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur transportasi serta pengamanan arus perjalanan masyarakat akan menjadi perhatian penting pemerintah daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang