Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Advetorial

Wawako Raja Ariza: Inflasi Terkendali, Tanjungpinang Catat Deflasi Maret 2026

badge-check


					Wawako Raja Ariza: Inflasi Terkendali, Tanjungpinang Catat Deflasi Maret 2026 Perbesar

RealBatam.Com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan kondisi inflasi dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama TP2DD di Kantor Wali Kota, Senin (13/4).

“Selama Ramadan hingga Lebaran, tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat. Kenaikan harga masih dalam batas wajar karena pasokan barang tetap terjaga,” ujarnya.

Wawako Raja Ariza juga menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai, Kejaksaan, Polresta, perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Ia kemudian meminta Disdagin dan DPPP untuk terus memperkuat kerja sama dengan Forkopimda, Bulog, dan Bank Indonesia melalui pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar di lapangan.

“Kita bersyukur, berkat sinergi dan pengawasan bersama, tidak terjadi penimbunan barang sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang, pada Maret 2026 terjadi deflasi sebesar 0,37 persen secara bulanan (month-to-month).

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Mardani, menyampaikan deflasi ini terjadi di tengah inflasi nasional sebesar 0,41 persen dan inflasi Provinsi Kepulauan Riau sebesar 0,08 persen.

Secara kumulatif, inflasi Tanjungpinang tetap berada dalam kondisi terkendali dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,54 persen dan inflasi tahunan mencapai 3,98 persen.

Penurunan harga pada Maret dipengaruhi oleh sejumlah komoditas, seperti cabai merah, angkutan udara, ikan segar, dan bawang merah. Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta sektor transportasi turut memberikan andil terhadap deflasi.

Di sisi lain, beberapa komoditas seperti beras, telur ayam ras, bensin, dan daging sapi masih memberikan tekanan terhadap inflasi.

Secara tahunan, inflasi Tanjungpinang sebesar 3,98 persen masih berada dalam rentang terkendali. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama, diikuti sektor perumahan dan energi.

Dari sisi regional, inflasi Tanjungpinang berada pada peringkat ke-16 dari 41 kabupaten/kota di Sumatera, serta peringkat ke-43 dari 150 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) secara nasional.

“Ke depan, kami terus memantau perkembangan harga, khususnya komoditas pangan dan energi, agar stabilitas inflasi tetap terjaga,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang