Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Tanjungpinang

Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir

badge-check


					Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir Perbesar

RealBatam.com,Tanjungpinang- Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Robert Lukman menegaskan, tidak ada rencana pemindahan atau relokasi para petani yang beraktivitas di Gerai Pangan/Pasar Tani di Jalan Hang Lekir, Tanjungpinang.

Menurut Robert, Gerai Pangan justru dibangun untuk membantu para petani menjual hasil pertaniannya secara langsung.

“Hingga harga dapat ditekan karena tidak ada biaya distribusi. Sebab produk pertanian dijual langsung oleh petani, dan masyarakat dapat membeli dengan harga relatif lebih murah. Tidak ada yang akan menggusur petani yang berjualan di Gerai Pangan,” kata Robert, Selasa (24/2/2026).

Dilanjutkannya, Gerai Pangan Hang Lekir merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi, dan menjaga stabilitas harga pangan.

Untuk memperkuat eksistensi petani di Gerai Pangan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyediakan lahan di belakang Gerai Pangan untuk pembangunan gedung Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani. Petani yang telah beraktivitas di Gerai Pangan tetap berjualan seperti biasa. Malah saling mendukung, dan aktivitas di Gerai Pangan nantinya akan semakin ramai,” ungkap Robert.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, menyampaikan bahwa isu penggusuran petani dari Gerai Pangan dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Teguh juga menyayangkan artikel mengenai penggusuran petani tersebut sempat dimuat di salah satu media online, tanpa menyajikan narasumber yang jelas dan berkompeten.

“Sepanjang pengetahuan saya, produk jurnalistik tentunya harus mencantumkan narasumber yang jelas dan berkompeten. Hingga artikel yang banyak dibaca oleh masyarakat dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya. Tidak menjadi isu yang dapat menyebabkan kegelisahan publik,” ujar Teguh.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang