Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas Tim Futsal Tanjungpinang Taklukkan Lingga 5-0 pada Penyisihan Porprov VI Kepri 2026 20 ASN Pemko Tanjungpinang Tuntaskan PKA XII, Tiga Peserta Raih Peringkat Teratas Wali Kota Lis Darmansyah: Porprov Jadi Momentum Memajukan Woodball dan Mempererat Persaudaraan

Batam

Bengkong Berbenah: LAM Batam Targetkan Nama Jalan Lebih Santun dan Berkelas

badge-check


					Bengkong Berbenah: LAM Batam Targetkan Nama Jalan Lebih Santun dan Berkelas Perbesar

Batam-Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam akhirnya mengambil langkah “savage” untuk membersihkan citra wilayah Bengkong dari sebutan-sebutan yang dianggap red flag secara budaya. Salah satu yang jadi incaran utama adalah penyebutan nama jalan atau simpang yang menggunakan kata “Pant*k,” istilah yang bagi masyarakat lokal punya konotasi sangat negatif dan kasar.

 

Ketua Umum LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, menegaskan bahwa penggunaan nama yang tidak bermarwah ini sudah saatnya diakhiri karena jauh dari nilai kesopanan dan adab Melayu yang seharusnya menjadi identitas utama di Batam.

 

Langkah rebranding ini dilakukan biar wilayah Bengkong nggak cuma jadi bahan omongan karena istilah yang toxic, tapi bisa tampil lebih aesthetic secara budaya. Bagi LAM Batam, penamaan ruang publik itu adalah cerminan martabat sebuah daerah, sehingga penggunaan kata-kata yang mengandung unsur negatif harus segera dihapus dari memori masyarakat.

 

Raja Amin ingin setiap sudut kota, termasuk di Bengkong, mencerminkan kesantunan dan keramahan khas Melayu, sehingga siapa pun yang melintas merasa di lingkungan yang positif dan edukatif.

 

Sebagai bukti keseriusannya, LAM Batam bakal memastikan setiap penamaan fasilitas publik ke depannya harus lewat jalur kurasi mereka agar tetap on track dengan nilai sejarah. Nggak cuma sekadar ganti nama di plang jalan, LAM juga berencana melakukan koordinasi digital agar istilah-istilah negatif tersebut hilang dari pencarian peta navigasi.

 

Dengan mengganti sebutan kasar menjadi nama yang lebih terhormat, Bengkong diharapkan punya vibes baru yang lebih berwibawa dan bikin generasi muda bangga dengan identitas asli tanah Melayu yang penuh adab.

 

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #lambatam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kendalikan Inflasi Daerah, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

2 November 2026 - 15:51 WIB

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

2 November 2026 - 13:25 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov Kepri VI 2026

2 November 2026 - 13:20 WIB

Bawa Nama Batam ke Yogyakarta, Bahana Barelang Drum Corps Siap Rebut Piala Raja HB X

2 November 2026 - 13:14 WIB

Pemko Batam Perluas Layanan Pendaftaran Parkir Berlangganan, Bisa di BCS dan Kantor Wali Kota

2 November 2026 - 11:59 WIB

Trending di Batam