Menu

Mode Gelap
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri Ribuan Jamaah Padati Manaqib Kubro II Belakang Padang, Dzikir Akbar Penuh Khidmat dan Harapan Barokah Setelah Probowo Sentilan Soal “Beking Coklat dan Ijo” Operasi SKY Game Tanjung Uma Jadi Tanda Tanya? Polsek Lubuk Baja Jadi Sorotan

Daerah

Deden Rosadi Terpilih Aklamasi Pimpin PD Prima DMI Kabupaten Bekasi 2026–2029, Siap Perkuat Gerakan Remaja Masjid sebagai Mitra Pembangunan Daerah

badge-check


					Keterangan Foto: Musyawarah Daerah II PD PRIMA DMI KAB.BEKASI Pada, Rabu (01/07/2026) bertempat Masjid Al-Ittihaad Cikarang Utara. Perbesar

Keterangan Foto: Musyawarah Daerah II PD PRIMA DMI KAB.BEKASI Pada, Rabu (01/07/2026) bertempat Masjid Al-Ittihaad Cikarang Utara.

Realbatam.com. Bekasi-Musyawarah Daerah (Musda) II Pimpinan Daerah (PD) Prima Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi yang mengusung tema “Bergerak Dengan Akhlak Menuju Peradaban Islam yang Kuat” secara resmi menetapkan Deden Rosadi sebagai Ketua PD Prima DMI Kabupaten Bekasi masa bakti 2026–2029. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam sidang pleno Musda yang berlangsung di Aula Masjid Al-Ittihad, Cikarang Utara, Rabu (1/7).

Musda II berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan, demokratis, dan mengedepankan semangat musyawarah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Cabang Prima DMI se-Kabupaten Bekasi, Dewan Penasehat, tokoh masyarakat, serta jajaran Pimpinan Wilayah (PW) Prima DMI Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Deden Rosadi menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan memperkuat kaderisasi, kolaborasi, dan pengabdian kepada umat melalui masjid.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif. Tiga tahun ke depan kami akan fokus pada konsolidasi organisasi, peningkatan kapasitas kader, serta memperluas sinergi dengan DMI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban,” ujarnya.

Sebagai arah gerakan kepengurusan baru, PD Prima DMI Kabupaten Bekasi menetapkan tiga program prioritas, yakni:
Prima Mandiri, penguatan ekonomi kader berbasis masjid melalui UMKM, koperasi, dan kewirausahaan.
Prima Cerdas, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kepemimpinan, digitalisasi masjid, literasi dakwah, dan pengembangan konten kreatif.
Prima Bergerak, kolaborasi aksi sosial, lingkungan, kebencanaan, dan pelayanan kemanusiaan bersama jaringan masjid.

Sementara itu, Sekretaris Umum PW Prima DMI Jawa Barat, Ikmal Anshary, mengapresiasi jalannya Musda yang berlangsung tertib, demokratis, dan mencerminkan kedewasaan organisasi. Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum memperkuat arah gerakan remaja masjid dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di Kabupaten Bekasi.

Ikmal menilai bahwa Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda, mulai dari persoalan degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, rendahnya literasi digital, pengangguran usia muda, hingga melemahnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan perkotaan.

“Masjid tidak boleh hanya dipahami sebagai tempat ibadah ritual semata, tetapi harus menjadi pusat pembinaan karakter, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi umat, serta ruang lahirnya kepemimpinan muda yang berintegritas. Di sinilah Prima DMI memiliki peran strategis sebagai organisasi kaderisasi remaja masjid yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan masyarakat,” ungkap Ikmal.

Ia menambahkan bahwa Prima DMI harus tampil sebagai mitra strategis pembangunan daerah, membangun kolaborasi dengan pemerintah, Dewan Masjid Indonesia, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang religius, maju, harmonis, dan berdaya saing.

Menurutnya, tema Musda “Bergerak Dengan Akhlak Menuju Peradaban Islam yang Kuat” harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, bukan sekadar slogan. Akhlak harus menjadi fondasi setiap gerakan organisasi, sedangkan peradaban dibangun melalui kader-kader yang memiliki kapasitas intelektual, kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada umat.

Ikmal juga mengajak seluruh remaja masjid di Kabupaten Bekasi untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bersatu dalam satu gerakan pembinaan yang terarah melalui Prima DMI.

“Saya mengajak seluruh remaja masjid, pemuda Islam, dan aktivis dakwah di Kabupaten Bekasi untuk merapatkan barisan bersama Prima DMI. Jadikan organisasi ini sebagai rumah besar kaderisasi, ruang belajar, ruang berkhidmat, sekaligus wadah pemersatu gerakan remaja masjid dalam membangun umat dan daerah. Persatuan akan melahirkan kekuatan, sedangkan perpecahan hanya akan melemahkan perjuangan.”

Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus baru agar menjaga amanah yang telah diberikan serta membangun organisasi secara kolektif.

“Kepengurusan baru harus terus menjaga komitmen perjuangan, memperkuat soliditas internal, mengedepankan musyawarah, saling menguatkan antarkader, serta menghadirkan budaya organisasi yang produktif, profesional, dan penuh ukhuwah. Jangan pernah berhenti melahirkan karya dan manfaat. Sebab ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya pada banyaknya program, tetapi pada sejauh mana organisasi mampu memberikan dampak nyata bagi kemakmuran masjid, kemajuan umat, dan pembangunan bangsa.”

Deden Rosadi sendiri bukan sosok baru di lingkungan Prima DMI Kabupaten Bekasi. Sebelumnya ia telah mengemban amanah sebagai Ketua PD Prima DMI Kabupaten Bekasi periode 2023–2026 dan dikenal aktif dalam berbagai program pembinaan remaja masjid, pemberdayaan pemuda, serta penguatan kegiatan sosial-keagamaan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Musda II diharapkan menjadi titik awal lahirnya gerakan Prima DMI Kabupaten Bekasi yang semakin progresif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam dalam mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat. (REd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Forkomnas KPI: Kolaborasi Mahasiswa Nusantara Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045

24 Juli 2026 - 06:45 WIB

Warga Sebut Limbah Ekonomis PT Asahimas Chemical Puluhan Tahun Dimonopoli Pengusaha yang Diduga Tak Miliki Izin

22 Juli 2026 - 08:09 WIB

HMI MPO Cilegon Desak APH Tuntaskan Kasus Korupsi Tanpa Tebang Pilih, Soroti Perkara ASABRI hingga Krakatau Steel

14 Juli 2026 - 21:43 WIB

Migas Blok Andaman Tarik Minat Investor, KEK ARun Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Eenergi Aceh

14 Juli 2026 - 14:42 WIB

PWI Nagan Raya Jalin Silaturahmi dengan Kajari, Perkuat Sinergi Pers dan Penegakan Hukum

12 Juli 2026 - 11:27 WIB

Trending di Daerah