Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”

Daerah

Data JKN Diperkuat, BPJS Kesehatan Palembang Dukung Integrasi Skrining TB dan CKG

badge-check


					Data JKN Diperkuat, BPJS Kesehatan Palembang Dukung Integrasi Skrining TB dan CKG Perbesar

Realbatam.com. Palembang-BPJS Kesehatan Cabang Palembang memperkuat data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung integrasi skrining Tuberkulosis (TB) dan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Tracing Tuberkulosis Terintegrasi CKG di Puskesmas Sukarami, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus.

Kehadiran kedua pejabat tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya sinkronisasi data kependudukan dengan data kepesertaan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, data yang akurat dapat mencegah kendala administrasi ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan.

“Data Dukcapil harus sinkron agar ketika terhubung ke BPJS Kesehatan tidak menimbulkan kendala bagi masyarakat.

Karena itu, dalam kegiatan seperti ini perlu ada Dukcapil, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan, terutama saat pengecekan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI),” kata Benyamin.

BPJS Kesehatan Cabang Palembang kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memastikan data peserta JKN sesuai dengan kondisi di lapangan.

Validasi tersebut membantu petugas menentukan status kepesertaan masyarakat dan memberikan tindak lanjut layanan kesehatan secara tepat.

Dalam penanganan TB, proses layanan dapat berlanjut dari penemuan kasus, pemeriksaan dan diagnosis hingga pengobatan serta pemantauan terapi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Muhammad Fakhriza melalui Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi Syska Mayasari juga mengajak masyarakat aktif memperbarui data kependudukan.

“Validasi data peserta sangat penting. Kami mengedukasi masyarakat untuk segera melapor jika terdapat perubahan data,” ujar Syska.

Untuk memudahkan peserta melakukan administrasi, BPJS Kesehatan menyediakan sejumlah kanal layanan.

Masyarakat dapat memanfaatkan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, aplikasi Mobile JKN, maupun Loket BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik.

Penguatan data JKN tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan CKG dan skrining TB secara lebih efektif.

Dengan data yang akurat, petugas dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Dukcapil, Dinas Sosial, dan fasilitas kesehatan juga menjadi langkah penting untuk mempercepat penemuan kasus TB serta memastikan masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PW PII Kalbar Bersama PD PII Pontianak Audiensi dengan Disporapar, Dorong Pengembangan Potensi dan Kepemimpinan Pemuda Pelajar

21 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Lemahnya Kelembagaan DPRD Sumsel Sikapi Karhutla, Pengamat: PAW Bisa Jadi Jalan Penyegaran

19 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Ketua Umum DPP HIMPAL Kecam Keras Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan di Mapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Resi Febrianti: Kekerasan dalam Aksi di Polda Sumsel Tidak Boleh Membungkam Aspirasi Mahasiswa

14 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan

8 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Trending di Sumatera Selatan