Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Sumatera Selatan

Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan

badge-check


					Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan Perbesar

Realbatam.com. Palembang-Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni FISIP Universitas Sriwijaya (IKA FISIP Unsri), Dr (c) Agung Prithatna, M.Kesos, menilai langkah Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam menangani dampak kabut asap menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menurut Agung, Ratu Dewa konsisten turun langsung ke lapangan, melihat kondisi masyarakat serta memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan.

“Wali Kota turun langsung melihat kondisi di lapangan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi dampak kabut asap,” ujar Agung.

Ia mengatakan, penanganan situasi tersebut membutuhkan respons cepat dan koordinasi antarpihak. Kehadiran kepala daerah di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan jajaran bekerja sesuai kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Yang kita lihat adalah kerja konkretnya. Wali Kota turun, berkoordinasi dengan jajaran dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian,” katanya.

Agung menegaskan, kondisi yang dihadapi masyarakat harus menjadi perhatian utama. Karena itu, langkah pemerintah kota dalam membantu warga terdampak perlu dilihat dari tindakan nyata di lapangan.

“Jangan terjebak pada potongan pernyataan. Lihat secara utuh apa yang dilakukan. Wali Kota turun langsung dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan,” tegasnya.

Menurut Agung, pemerintah daerah memang dituntut hadir ketika masyarakat menghadapi situasi darurat lingkungan dan kesehatan.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir. Dan itu yang sedang dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran,” pungkas Agung. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lemahnya Kelembagaan DPRD Sumsel Sikapi Karhutla, Pengamat: PAW Bisa Jadi Jalan Penyegaran

19 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Ketua Umum DPP HIMPAL Kecam Keras Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan di Mapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Resi Febrianti: Kekerasan dalam Aksi di Polda Sumsel Tidak Boleh Membungkam Aspirasi Mahasiswa

14 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pengamat: Palembang Bukan Pusat Karhutla, Ratu Dewa Tetap Bergerak Lindungi Warga

7 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Alumnus Universitas Gadjah Mada: Polemik “Enjoy” Ratu Dewa Perlu Dilihat Secara Utuh, Bukan Sepenggal Kata

7 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Trending di Sumatera Selatan