Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Aceh

Bupati Bireuen H. Mukhlis Bertemu Menteri Sosial, Bahas Percepatan Penyaluran Jadup bagi Masyarakat Terdampak Banjir

badge-check


					Bupati Bireuen H. Mukhlis Bertemu Menteri Sosial, Bahas Percepatan Penyaluran Jadup bagi Masyarakat Terdampak Banjir Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Bupati Bireuen, Mukhlis, melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat Kabupaten Bireuen yang terdampak bencana banjir.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menangani masyarakat terdampak bencana serta upaya aktif pemerintah daerah dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Bapak Bupati luar biasa. Kita apresiasi dalam menangani bencana ini dengan keseriusannya,” ujar Saifullah Yusuf.

Menteri Sosial juga meminta masyarakat terdampak untuk tetap bersabar karena pemerintah terus memastikan seluruh tahapan administrasi dan mekanisme penyaluran dapat berjalan dengan baik sehingga bantuan dapat diterima oleh seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Kita bersama masyarakat agar semua proses bisa dilalui dan bisa disalurkan kepada seluruh yang terdampak,” katanya.

Saifullah Yusuf menegaskan bahwa dukungan pemerintah kepada masyarakat terdampak bencana akan terus diberikan. Namun, proses penyaluran bantuan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku karena dana tersebut merupakan uang negara yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Dukungan pemerintah selalu ada untuk masyarakat, karena ini adalah uang pemerintah. Setiap rupiahnya harus kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran Jadup telah berjalan dan sebelumnya melalui proses verifikasi yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sosial. Selanjutnya, terdapat pihak yang akan melaksanakan proses penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat.

Menteri Sosial turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bireuen yang dinilai aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan secara langsung melakukan kunjungan dan menyampaikan perkembangan kondisi masyarakat terdampak.

“Sebagian Jadup sudah disalurkan, sebagian lagi masih dalam proses,” jelasnya.

Menurut Saifullah Yusuf, langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar seluruh kementerian dan lembaga terus berkolaborasi dalam memberikan dukungan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Ia juga menegaskan bahwa dalam proses penyaluran bantuan tersebut tidak ada pemotongan maupun biaya tertentu yang dibebankan kepada masyarakat penerima.

Sementara itu, Bupati Bireuen Mukhlis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai bentuk bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana dapat tersalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar bantuan yang diberikan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mukhlis.

Bupati menyampaikan bahwa pertemuan dengan Menteri Sosial menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan proses penyaluran bantuan berada pada koridor yang baik, sesuai ketentuan, sekaligus dapat dilaksanakan dalam waktu yang cepat.

Pertemuan antara Bupati Bireuen dan Menteri Sosial tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Di balik suasana tersebut, kedua pihak menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk mempercepat penanganan dampak bencana serta memastikan hak masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama pemerintah pusat akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap proses penyaluran Jadup hingga bantuan tersebut diterima oleh masyarakat yang berhak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

DEN Dorong MBG Prioritaskan Wilayah 3T, Desa dan Masyarakat Miskin

21 Oktober 2026 - 12:31 WIB

PB PII Desak Presiden Evaluasi Total Menteri Kehutanan: Karhutla Terus Meluas, Pelajar Ikut Menanggung Dampaknya

20 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Trending di Nasional