Anggota Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Satu Tersangka Ditetapkan

oleh -32 Dilihat
oleh
Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Ohei, melalui keterangan singkat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Kapolda Kepri juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit.

RealBatam.Com. Batam-Kematian seorang anggota polisi muda di lingkungan Polda Kepulauan Riau mengundang perhatian publik. Bripda Natanael Simanungkalit (20), yang baru saja menyelesaikan pendidikan kepolisian dan merupakan kelahiran Tanjungpinang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan di mess tempatnya tinggal.

 

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin malam (13/4/2026). Berdasarkan informasi awal yang beredar, korban diduga terlibat insiden dengan sejumlah rekan seniornya. Dugaan sementara mengarah pada tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

 

Korban sempat mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, kondisinya yang kritis membuat nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa dini hari.

 

Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, melalui keterangan singkat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Kapolda Kepri juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit.

 

Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa dugaan penganiayaan terjadi di rusun Bintara Remaja SPN Polda Kepri. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 00.00 WIB, Selasa (14/4/2026).

 

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas dan profesional terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

 

Saat ini, sebanyak 11 personel Bintara Polda Kepri telah menjalani pemeriksaan oleh Propam. Dari hasil pemeriksaan awal, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bripda HS yang diduga sebagai pelaku utama.

 

Untuk proses hukum lebih lanjut, penanganan perkara akan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri. Sementara itu, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Propam.

 

Adapun jenazah korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan autopsi oleh tim dokter forensik Polda Kepri bersama tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

 

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan guna mengungkap secara terang benderang peristiwa yang merenggut nyawa anggota muda tersebut.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.