Harmoni Asa Usung Semangat Restorasi, Tawarkan Penguatan Aspirasi dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa POLSRI Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat

Nasional

Semarak Hari Lahir PII Wati ke-62: Perayaan Serentak di Tiga Wilayah, Ketua Korpus PII Wati, Melisa: Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri

badge-check


					Semarak Hari Lahir PII Wati ke-62: Perayaan Serentak di Tiga Wilayah, Ketua Korpus PII Wati, Melisa: Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Peringatan Hari Lahir (Harla) Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati ke-62 berlangsung semarak melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan secara bertahap di tiga wilayah, yakni Kalimantan Barat, Aceh, dan Sumatera Selatan. Mengusung semangat “Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri,” peringatan tahun ini menjadi momentum memperkuat arah gerakan PII Wati dalam membangun pelajar perempuan Indonesia yang berkarakter, berdaya saing, serta berkontribusi bagi bangsa.

Rangkaian perayaan dimulai di Kalimantan Barat pada 31 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Korps PII Wati, Melisa, menyampaikan pidato Hari Lahir PII Wati yang menitikberatkan pada pentingnya perempuan memiliki kesadaran untuk **merawat diri* secara utuh. Menurutnya, perempuan yang mampu menjaga kesehatan spiritual, mental, fisik, dan intelektual akan memiliki fondasi kuat untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Perayaan kemudian berlanjut di Aceh* pada 1 Agustus 2026. Dalam pidato pembukaannya, Melisa menegaskan pentingnya ekspansi gerakan PII Wati agar semakin menjangkau pelajar perempuan dan anak di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa PII Wati harus hadir sebagai ruang pembinaan yang inklusif, membangun kapasitas kepemimpinan, sekaligus menjadi wadah lahirnya generasi perempuan muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Rangkaian kegiatan berlangsung di Sumatera Selatan pada 2 Agustus 2026, yang dirangkaikan dengan pembukaan Kursus ISTEECOMAH II Sumatera Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Melisa mengangkat tema mengenai transformasi PII Wati dalam menginspirasi negeri, dengan menegaskan bahwa gerakan perempuan pelajar tidak boleh berhenti pada pembinaan internal, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui karya, pengabdian, dan kepemimpinan.

Dalam rilis resminya pada Senin (3/8/2026), Ketua Korps PII Wati Melisa menjelaskan bahwa kepengurusan PII Wati periode ini mengusung Gerakan Nasional PII Wati dengan tema:

“Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri.”

Menurutnya, gerakan tersebut dibangun di atas tiga pilar utama yang saling terhubung dan menjadi arah kebijakan organisasi ke depan.

Pertama, Merawat Diri, yaitu membangun perempuan yang sehat secara spiritual, mental, fisik, dan intelektual sebagai fondasi lahirnya pemimpin yang tangguh.

*Kedua, Tumbuh Berdaya*, yakni meningkatkan kapasitas pelajar perempuan melalui pendidikan, penguatan kepemimpinan, serta penguasaan teknologi agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Ketiga, Menginspirasi Negeri, yaitu menghadirkan dampak nyata melalui aksi sosial, pengabdian masyarakat, serta pendampingan bagi pelajar perempuan di berbagai daerah.

Melisa menegaskan bahwa memasuki usia ke-62 tahun, PII Wati tidak hanya memperingati perjalanan sejarah organisasi, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjadi gerakan perempuan pelajar yang adaptif, progresif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.

“PII Wati harus menjadi rumah bertumbuh bagi pelajar perempuan Indonesia. Dari perempuan yang mampu merawat dirinya akan lahir perempuan yang berdaya, dan dari perempuan yang berdaya akan lahir inspirasi bagi negeri,” ujar Melisa.

Perayaan Hari Lahir PII Wati di Kalimantan Barat, Aceh, dan Sumatera Selatan menjadi simbol bahwa semangat gerakan organisasi terus tumbuh di berbagai wilayah Indonesia. Dengan kolaborasi, penguatan kaderisasi, dan perluasan pengabdian, PII Wati optimistis mampu melahirkan lebih banyak pelajar perempuan yang siap menjadi pemimpin masa depan sekaligus penggerak perubahan bagi Indonesia.

Penulis : Yusuf Wicakson
Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

DEN Dorong MBG Prioritaskan Wilayah 3T, Desa dan Masyarakat Miskin

21 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Trending di Nasional