Menu

Mode Gelap
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana Harlah ke-62 PII Wati, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri Ribuan Jamaah Padati Manaqib Kubro II Belakang Padang, Dzikir Akbar Penuh Khidmat dan Harapan Barokah Setelah Probowo Sentilan Soal “Beking Coklat dan Ijo” Operasi SKY Game Tanjung Uma Jadi Tanda Tanya? Polsek Lubuk Baja Jadi Sorotan

Pemko Batam

Batam Masuk Nominasi ADLGA 2026, Sekda Firmansyah Paparkan Transformasi Digital Berbasis Data

badge-check


					Sekda Batam, Firmansyah, memaparkan sejumlah program digital kepada tim penilai ADLGA 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, memaparkan sejumlah program digital kepada tim penilai ADLGA 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026).

Realbatam.com. BatamPemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Batam masuk dalam lima besar nominasi Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2026 pada kategori Sekretaris Daerah Kota. Prestasi tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemko Batam dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data dan memperkuat digitalisasi pelayanan publik.

Tahapan penilaian dilanjutkan melalui visitasi tim penilai ADLGA 2026 yang diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/7/2026).

Pada kategori Sekretaris Daerah, terdapat 15 nominator terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti penilaian akhir. Mereka terdiri atas lima Sekretaris Daerah Provinsi, lima Sekretaris Daerah Kota, dan lima Sekretaris Daerah Kabupaten.

Dalam paparannya, Firmansyah menjelaskan bahwa transformasi digital di Kota Batam tidak sekadar berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, digitalisasi telah menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia mengatakan, setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Batam disusun berdasarkan data yang akurat, tervalidasi, dan terintegrasi. Data tersebut dihimpun tidak hanya dari perangkat daerah, tetapi juga melalui aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat RT dan RW, kelurahan, kecamatan, hingga perangkat daerah.

“Kami meyakini pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang baik. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Batam harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Data yang kami gunakan bukan hanya data administrasi, tetapi juga data yang berasal dari aspirasi masyarakat dan telah melalui proses validasi secara berjenjang,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, pendekatan data-driven government memungkinkan program pembangunan disusun secara lebih presisi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Selain mendukung perencanaan pembangunan, digitalisasi juga diterapkan dalam pengelolaan pendapatan daerah untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Salah satu implementasinya ialah penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS yang dinilai mampu meningkatkan kemudahan layanan sekaligus memperkuat transparansi penerimaan daerah.

“Digitalisasi juga kami dorong untuk meningkatkan PAD. Pembayaran parkir melalui QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi penerimaan daerah sehingga potensi kebocoran dapat diminimalkan,” katanya.

Firmansyah menegaskan, digitalisasi akan terus diperluas ke berbagai sektor pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang modern, adaptif, dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat integrasi data lintas sektor serta mempercepat digitalisasi pelayanan publik guna mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Masuknya Batam dalam lima besar nominasi ADLGA 2026 menjadi indikator bahwa transformasi digital yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada pemanfaatan data dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah.

Melalui penguatan kepemimpinan digital dan tata kelola pemerintahan berbasis data, Batam terus mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia.

Sumber: MC Batam
Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

27 Juli 2026 - 18:25 WIB

Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas

27 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana

27 Juli 2026 - 18:06 WIB

Ribuan Jamaah Padati Manaqib Kubro II Belakang Padang, Dzikir Akbar Penuh Khidmat dan Harapan Barokah

26 Juli 2026 - 21:58 WIB

Setelah Probowo Sentilan Soal “Beking Coklat dan Ijo” Operasi SKY Game Tanjung Uma Jadi Tanda Tanya? Polsek Lubuk Baja Jadi Sorotan

26 Juli 2026 - 19:33 WIB

Trending di Batam