442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum Jambore PKK Batam 2026 Digelar November, 120 Kader Siap Berpartisipasi Pemuda dan Masa Depan Indonesia: Berhenti Seremonial, Mulai Bergerak Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN

Daerah

Forkomnas KPI: Kolaborasi Mahasiswa Nusantara Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045

badge-check


					Forkomnas KPI: Kolaborasi Mahasiswa Nusantara Kunci Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Perbesar

Realbatam.com. Palembang – Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Nasional Se-Indonesia (Forkomnas KPI) periode 2026–2028, Nur Mahmudi, menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki momentum penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Sore Ceria RRI Pro 2 Palembang, Rabu (22/7/2026), dengan mengangkat tema “Kolaborasi Mahasiswa Nusantara untuk Masa Depan Indonesia.”

Dalam pemaparannya, Nur Mahmudi mengatakan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dengan memperkuat kolaborasi antarmahasiswa di seluruh nusantara. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan global yang semakin kompleks, mahasiswa tidak lagi cukup hanya berfokus pada prestasi akademik maupun capaian individu.

“Mahasiswa hari ini harus mampu menjadi penggerak kolaborasi. Masa depan Indonesia tidak dibangun oleh satu kampus, satu organisasi, ataupun satu daerah, melainkan melalui semangat gotong royong mahasiswa dari Sabang sampai Merauke yang bersatu dalam gagasan, inovasi, dan aksi nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kolaborasi Mahasiswa Nusantara bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan strategis untuk melahirkan berbagai solusi atas persoalan bangsa. Sinergi antarmahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, latar belakang, dan daerah diyakini akan menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional sekaligus mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Nur Mahmudi, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan modal sosial yang sangat besar. Perbedaan budaya, perspektif, dan pengalaman justru menjadi kekuatan apabila mampu disatukan melalui semangat kolaborasi.

“Ketika mahasiswa mampu mengesampingkan ego sektoral dan memilih untuk berkolaborasi, maka akan lahir inovasi yang lebih kaya, kepemimpinan yang lebih inklusif, serta gerakan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi bukan berarti menyeragamkan perbedaan, tetapi menyatukan berbagai potensi untuk mencapai tujuan bersama, yakni Indonesia yang maju, adil, dan berdaya saing di tingkat global,” jelasnya.

Di akhir sesi, Nur Mahmudi mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk menjadikan kolaborasi sebagai budaya dalam setiap gerakan kemahasiswaan. Ia menilai bahwa generasi muda bukan sekadar pewaris masa depan bangsa, melainkan pihak yang akan menentukan arah perjalanan Indonesia ke depan.

“Saya percaya generasi muda hari ini bukan hanya pewaris masa depan Indonesia, tetapi juga penentu arah masa depan itu sendiri. Mari kita jadikan kolaborasi sebagai budaya, inovasi sebagai kebiasaan, dan pengabdian kepada bangsa sebagai identitas mahasiswa Indonesia. Sebab, Indonesia yang kuat tidak lahir dari kompetisi yang saling menjatuhkan, tetapi dari kolaborasi yang saling menguatkan,” pungkasnya.

Melalui dialog di RRI Pro 2 Palembang tersebut, diharapkan semangat kolaborasi antarmahasiswa semakin menguat sehingga mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam menjawab tantangan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PW PII Kalbar Bersama PD PII Pontianak Audiensi dengan Disporapar, Dorong Pengembangan Potensi dan Kepemimpinan Pemuda Pelajar

21 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Lemahnya Kelembagaan DPRD Sumsel Sikapi Karhutla, Pengamat: PAW Bisa Jadi Jalan Penyegaran

19 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Ketua Umum DPP HIMPAL Kecam Keras Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan di Mapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Resi Febrianti: Kekerasan dalam Aksi di Polda Sumsel Tidak Boleh Membungkam Aspirasi Mahasiswa

14 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sekjen IKA FISIP Unsri: Wali Kota Konsisten Bantu Warga Terdampak, Jangan Terjebak Potongan Pernyataan

8 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Trending di Sumatera Selatan