Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Tanjungpinang

DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat

badge-check


					DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau memadukan pelestarian budaya Melayu dengan kepedulian terhadap pendidikan melalui rangkaian kegiatan di Pulau Penyengat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan bertema “Mengenal Pulau Penyengat: Jejak dan Kekayaan Budaya Melayu” itu diisi dengan edukasi sejarah Melayu, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa, serta sosialisasi swasembada pangan kepada masyarakat.

Ketua DWP BRMP Kepulauan Riau, Farida Rudi Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus membangun kepedulian sosial melalui dunia pendidikan.

“Perempuan dan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung lahirnya generasi penerus bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan, DWP BRMP Kepri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah melalui program Back to School kepada 22 siswa baru kelas I SDN 009 Tanjungpinang Kota.

“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat anak-anak dalam memulai tahun ajaran baru,” kata Farida.

Plt. Kepala SDN 009 Tanjungpinang Kota, Raja Yulirasidah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan DWP BRMP Kepri. Bantuan tersebut, katanya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa untuk mengikuti proses belajar sejak awal tahun ajaran.

Sementara itu, Lurah Penyengat, Candra Agung Lukita, menyambut baik dipilihnya Pulau Penyengat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat.

Selain kegiatan sosial, DWP BRMP Kepri juga menggelar sosialisasi Program Swasembada Pangan kepada jajaran Kelurahan Penyengat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Pada sesi edukasi budaya, peserta mendapat pemaparan dari tokoh adat Melayu, Raja Malik Hamzah, mengenai sejarah Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga sekaligus salah satu tonggak perkembangan bahasa dan kebudayaan Melayu.

Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak memahami sejarah Pulau Penyengat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu bagi generasi mendatang.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Asyraf A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang