Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat 442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum

Tanjungpinang

Tak Ingin Wisatawan Hanya Singgah, Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu

badge-check


					Tak Ingin Wisatawan Hanya Singgah, Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mulai menyiapkan strategi agar wisatawan mancanegara yang masuk melalui Batam tidak hanya singgah, tetapi juga menginap dan berbelanja di Tanjungpinang. Langkah itu dilakukan melalui pengembangan paket wisata terpadu yang menghubungkan destinasi di Batam, Tanjungpinang hingga Bintan.

Upaya tersebut disiapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang menjelang musim libur sekolah di negara tetangga yang diperkirakan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Kepulauan Riau, khususnya Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, selama ini Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya berdampak bagi perekonomian Tanjungpinang karena sebagian wisatawan hanya melakukan perjalanan singkat.

Karena itu, Disbudpar mulai mendorong kerja sama antar pelaku industri pariwisata untuk menciptakan perjalanan wisata yang membuat wisatawan tinggal lebih lama di Tanjungpinang.

“Sehingga dengan dibuatnya paket wisata tersebut, terdapat wisatawan yang akan menginap di Tanjungpinang minimal satu malam,” ujar Nazri, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, peningkatan lama tinggal wisatawan akan berdampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, mulai dari hotel, rumah makan, transportasi hingga pelaku UMKM di kawasan wisata.

Selain menyiapkan strategi paket wisata, Disbudpar juga mulai memperkuat kualitas pelayanan di Pulau Penyengat guna menyambut lonjakan kunjungan saat libur sekolah negara tetangga.

Nazri menyebutkan, secara umum kesiapan destinasi wisata Pulau Penyengat sudah cukup memadai. Meski demikian, pemerintah tetap akan mengingatkan para pelaku usaha wisata agar meningkatkan standar pelayanan kepada wisatawan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya ketersediaan life jacket pada transportasi pompong, penampilan penarik becak motor, hingga keterbukaan daftar harga makanan di tempat usaha kuliner.

“Kesiapan Pulau Penyengat dalam menghadapi libur sekolah negara tetangga sudah cukup memadai,” katanya.

Pembenahan pelayanan tersebut penting untuk menjaga citra pariwisata Tanjungpinang di mata wisatawan mancanegara, terutama karena Pulau Penyengat menjadi salah satu wajah utama wisata budaya Melayu di Kepulauan Riau.

Disbudpar juga akan menindaklanjuti upaya tersebut melalui pelaksanaan famtrip dan audiensi bersama asosiasi serta pelaku industri pariwisata di Batam dan Tanjungpinang guna memperkuat kolaborasi promosi wisata daerah.

“Akan kita wujudkan dengan pelaksanaan famtrip dan audiensi bersama pelaku industri pariwisata Kota Batam dan Tanjungpinang,” pungkasnya.(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Trending di Tanjungpinang