Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Atur Ekspansi Ritel Nasional, Prioritaskan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Atur Ekspansi Ritel Nasional, Prioritaskan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengatur rencana masuknya ritel modern nasional agar tetap sejalan dengan kepentingan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan proses pembahasan rencana tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun sejak pengajuan investasi dari pihak ritel nasional.

Menurutnya, setiap rencana investasi perlu melalui kajian dan pertimbangan yang matang, termasuk dampaknya terhadap masyarakat tempatan dan usaha kecil di daerah.

“Yang kita jaga bagaimana usaha kecil tetap berjalan, kios-kios tetap hidup, dan masyarakat juga mendapat manfaat,” ujarnya saat Dialog Tanjungpinang Pagi di RRI Tanjungpinang, Selasa (5/5/2026).

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah kota mengajukan sejumlah persyaratan. Di antaranya unsur kearifan lokal dalam identitas usaha, serta komitmen perekrutan tenaga kerja dari masyarakat tempatan dengan target hingga 100 persen tenaga kerja lokal.

Selain itu, ritel juga diarahkan untuk terlibat dalam pengembangan UMKM dan IKM, tidak hanya melalui pemasaran produk, tetapi juga pembinaan agar produk lokal dapat memenuhi standar dan dipasarkan lebih luas, termasuk ke tingkat nasional.

Lis menyebut, pihak manajemen ritel nasional, termasuk Indomaret, telah menerima sejumlah persyaratan tersebut. Rencana pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan total sekitar 25 gerai.

“Untuk tahap awal, direncanakan tiga gerai mulai beroperasi pada Juni,” katanya.

Pengamat ekonomi dari STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, melihat kehadiran ritel modern nasional dapat mendorong aktivitas ekonomi daerah, termasuk meningkatkan daya beli masyarakat serta membuka lapangan kerja.

Investasi di sektor ritel ini, menurutnya, berpotensi menjadi penggerak ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Kehadiran ritel modern juga mendorong perubahan pada pola pelayanan dan standar usaha, sehingga pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk menyesuaikan diri dengan standar yang lebih baik, termasuk dalam pengelolaan usaha,” jelasnya.

Namun, Satriadi mengingatkan perlunya pengawasan dalam pelaksanaannya. Keterlibatan tenaga kerja lokal, pengaturan zonasi, serta keberlangsungan usaha kecil perlu menjadi perhatian agar tetap berjalan seimbang.

“Pengawasan di lapangan penting agar komitmen yang telah disepakati dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Sumber : Diskominfo TPI
Editor : AKM
Redaksi: AA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang