Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Pertanyakan Keabsahan Syarat Wapres, Abah Elang Minta Penegak Hukum Usut Suket Gibran

Tanjungpinang

150 Ribu Guru Ditargetkan Terima Beasiswa 2026

badge-check


					150 Ribu Guru Ditargetkan Terima Beasiswa 2026 Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah memperluas program peningkatan kualifikasi guru melalui beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum bergelar S1/D4. Pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau 150 ribu guru.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar bersama peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Dewa Ruci, Tanjungpinang, Sabtu (2/5/2026).

Upacara dipimpin Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan dihadiri Wakil Wali Kota Raja Ariza, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, kepala sekolah, guru, pelajar, serta ASN Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Lis Darmansyah menyampaikan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Lis.

Program beasiswa ini menyasar guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik. Pada 2025, bantuan diberikan kepada 12.500 guru, lalu diperluas pada 2026.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelatihan bagi guru, mulai dari pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, hingga kecerdasan artifisial dan kepemimpinan sekolah. Tunjangan sertifikasi kini disalurkan langsung setiap bulan.

“Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” lanjut Lis.

Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membangun fondasi pendidikan bermutu dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Upaya tersebut tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan pendidikan.

Dalam pidato yang dibacakan Lis, disampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya melalui program. Perubahan pola pikir, penguatan mental, dan arah kebijakan yang jelas diperlukan agar hasilnya tidak berhenti pada capaian administratif semata.

Bersamaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, pemerintah pusat dan daerah diarahkan berjalan seiring melalui integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, serta penguatan layanan dasar.

Otonomi daerah memberi ruang bagi daerah untuk berinovasi, termasuk dalam sektor pendidikan. Namun pelaksanaannya tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan menjaga keseimbangan antara kepentingan daerah dan nasional.

 

Perwarta : AA
Sumber : Diskominfo TPI
Redaksi : AKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang