Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Jakarta, Ada Apa? Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Sadap Presiden Prabowo Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

Batam

Ratusan Warga Demo PT Yin Baa Steel, Tuntut Kejelasan Hak Pekerja yang Meninggal

badge-check


					Ratusan Warga Demo PT Yin Baa Steel, Tuntut Kejelasan Hak Pekerja yang Meninggal Perbesar

RealBatam.com,Batam-Ratusan warga menggelar aksi demonstrasi di depan PT Yin Baa Steel, kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Rabu (1/4/2026). Aksi ini dipicu oleh kematian seorang petugas keamanan berinisial AR (59), yang hingga kini disebut belum mendapatkan kejelasan terkait hak-haknya.

Korban diketahui meninggal dunia pada 7 Februari 2026 saat bertugas di depan area perusahaan, tepatnya di kawasan Industri Sempurna Wahyu Metalindo, Jalan Brigjen Katamso. Pihak keluarga menilai perusahaan belum memenuhi kewajiban terhadap korban.

Sebelum bergerak ke lokasi, massa aksi yang berasal dari komunitas Alor Fukalang di Batam terlebih dahulu berkumpul di kawasan Sei Binti, Kelurahan Tanjung Uncang. Sekitar 200 orang terlibat dalam aksi tersebut, terdiri dari keluarga korban, pemuda, hingga ibu-ibu.

Massa membawa berbagai perlengkapan aksi, seperti sound system, genset, serta spanduk dan pamflet berisi tuntutan. Mereka mendesak pihak perusahaan untuk memberikan kejelasan terkait hak-hak korban, termasuk status ketenagakerjaan dan jaminan sosial.

Aparat kepolisian dari Polresta Barelang turut dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Sekitar 75 personel dan lima unit kendaraan disiagakan di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Situasi sempat memanas ketika massa mencoba menerobos pagar pembatas di gerbang perusahaan. Namun, aparat berhasil mengendalikan kondisi sehingga tidak terjadi bentrokan lebih lanjut.

Dalam orasinya, Koordinator aksi yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur (HIMIT) Kota Batam, Andre Sena, menegaskan bahwa pihaknya menuntut pertanggungjawaban perusahaan atas kematian korban.

Ia juga menyoroti dugaan ketidakjelasan status ketenagakerjaan serta jaminan sosial pekerja di perusahaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah

3 November 2026 - 17:20 WIB

Kendalikan Inflasi Daerah, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

2 November 2026 - 15:51 WIB

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

2 November 2026 - 13:25 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov Kepri VI 2026

2 November 2026 - 13:20 WIB

Trending di Batam