Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura Rencana Penggunaan PLTN di Batam: Antara Ketahanan Energi Nasional dan Ancaman Keselamatan Publik Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

Tanjungpinang

Sekda Zulhidayat: Adipura Itu Bonus, Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan

badge-check


					Sekda Zulhidayat: Adipura Itu Bonus, Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang-Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan saat penilaian Adipura berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bonus dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan secara konsisten sepanjang tahun.

Penilaian Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Oktober 2026. Menjelang penilaian tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat menjaga kebersihan, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kalau lingkungan kita bersih, kita sehat dan tenang. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Zulhidayat, Selasa (20/10/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah dan membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, menjaga kebersihan perlu menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran setiap individu dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Adipura adalah apresiasi atau bonus dari sikap kita terhadap kebersihan. Itu merupakan akumulasi dari kesadaran masyarakat Tanjungpinang dalam menjaga kebersihan. Yang paling penting, kita bisa hidup sehat dan nyaman,” ucapnya.

Zulhidayat mengatakan, penilaian Adipura hanya berlangsung selama beberapa hari. Karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat tim penilai datang.

“Esensinya bukan hanya pada saat tim datang. Kita harus menjaga kebersihan setiap hari, sepanjang tahun, dimulai dari lingkungan terkecil,” ujarnya.

Ia menyebut Tanjungpinang mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai kota yang bersih, tenang, dan nyaman untuk ditinggali. Kondisi tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui kerja sama serta gotong royong warga.

Zulhidayat optimistis, dengan menjaga kebersihan bersama dan terus melakukan perbaikan tanpa cepat berpuas diri, Tanjungpinang berpeluang kembali meraih Piala Adipura. Namun, ia mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama.

“Tujuan paling penting dari menjaga kebersihan bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan agar kita bisa hidup sehat dan nyaman,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Trending di Tanjungpinang