Jambore PKK Batam 2026 Digelar November, 120 Kader Siap Berpartisipasi Pemuda dan Masa Depan Indonesia: Berhenti Seremonial, Mulai Bergerak Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj Arus Balik HMI: Dari Kuadran Pasar Menuju Sosialisme Konstitusional Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

Tanjungpinang

Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN

badge-check


					Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN Perbesar

Realbatam.com. Tanjungpinang – Ribuan masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berdemo dan merusak kantor PLN setempat. Tindakan ini dipicu masalah pemadaman listrik yang kian tak terkendali.
Masyarakat serta jajaran PNS se Tanjungpinang kompak. Mereka Selasa (19/5/2015) siang, mereka turun ke jalan. Mereka mengepung Kantor Cabang PLN Tanjungpinang.
Ini dilakukan karena bentuk kekecewaan bertahun lamanya kondisi krisis listrik yang tak pernah teratasi. Ribuan warga bersama PNS ini mendatangi kantor PLN di Jalan Batu Bakar, Tanjungpinang.
Massa yang datang, langsung tersulut emosi. Mereka melempari dengan batu kantor perusahaan pelat merah tersebut. Sejumlah kaca di kantor itu pecah kena lemparan batu. Para pegawai PLN menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan perkantoran tersebut.
Tak cukup hanya melempari kantor. Mobil patroli milik PLN juga dibalikkan massa di tengah badan jalan. Situasi yang tak terkendali akhirnya pihak kepolisian setempat mengamankan amukan massa.
Kantor PLN Tanjungpinang, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Satu sisi massa tetap berkumpul di sekitaran kantor PLN. Kini massa membakar ban-ban bekas di seputuran kantor.
Salah seorang warga, Adji Rianto menyatakan, massa pendemo marah, karena krisis listrik yang sudah lama dikeluhkan tak bisa diatasi perusahaan negara itu. Apa lagi tiga bulan terakhir, saban hari terjadi pemadaman 4 kali sehari.
“Untuk sekali padam minimal waktunya 4 jam. Itu artinya dalam sehari listrik hanya menyala 8 jam. Sisanya listrik padam total,” kata Adji.
Hingga saat ini, PLN Kepri belum berkomentar terkait aksi warga tersebut. Humas PLN Riau-Kepri Nasri tak mengangkat telepon saat dihubungi detikcom berkali-kali. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Trending di Tanjungpinang