Harmoni Asa Usung Semangat Restorasi, Tawarkan Penguatan Aspirasi dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa POLSRI Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat

Tanjungpinang

Tracing TBC Terintegrasi CKG di Tanjungpinang Sudah Periksa 3.600 Warga

badge-check


					Tracing TBC Terintegrasi CKG di Tanjungpinang Sudah Periksa 3.600 Warga Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang-Tracing tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tanjungpinang telah memeriksa 3.600 warga hingga Rabu (7/10). Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 1.601 spesimen dahak dirujuk untuk memastikan status TBC dan delapan orang dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang Rustam menjelaskan seluruh pasien yang dinyatakan positif telah mendapatkan pengobatan dengan lama pengobatan yang direncanakan selama enam bulan.

“Tujuan tracing tuberkulosis ini adalah menemukan dan mengobati tuberkulosis secara tuntas, memutus mata rantai penularan dan menurunkan kasus tuberkulosis sehingga eliminasi tuberkulosis dapat dicapai pada tahun 2030,” jelas Rustam, Kamis (8/10/2026).

Kontak erat dengan pasien TBC juga telah diberikan terapi pencegahan tuberkulosis. Obat tersebut diminum satu kali setiap minggu selama 12 minggu.

Hingga saat ini, tracing TBC telah dilakukan di 36 titik yang tersebar di 18 kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut diluncurkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Kelurahan Tanjung Unggat pada 9 September 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 November 2026.

Secara keseluruhan, pemeriksaan akan dilakukan di 87 lokus. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta di sejumlah lokasi yang melebihi kuota pemeriksaan, yakni 100 orang setiap lokasi.

Pemeriksaan di setiap lokasi meliputi penyuluhan tentang TBC, pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran antropometri, tekanan darah dan gula darah. Warga yang terduga TBC juga menjalani pemeriksaan dahak, sementara sejumlah lokasi dilengkapi dengan pemeriksaan foto rontgen.

Dari pemeriksaan rontgen, sebanyak 111 hasil menunjukkan indikasi TBC. Hasil tersebut masih dikonsultasikan dengan dokter spesialis paru di rumah sakit.

“Jika hasil pemeriksaan dokter memastikan TBC, pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai standar,” ujar Rustam. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Penguatan Identitas Produk Lokal dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Wawako Raja Ariza: Pelayanan Publik Harus Lebih Mudah, Murah, dan Transparan

26 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Sekda Zulhidayat Apresiasi Wonderfood Kepri Fest yang Hidupkan Rimba Jaya

26 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Penyambutan Kontingen Porprov Kepri VI

21 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wawako Raja Ariza: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Harus Beri Kepastian Hukum dan Manfaat bagi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Trending di Tanjungpinang