Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga Perbesar

Realbatam.com. Kota Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara hybrid yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Senin (07/09/2026).

Rakor diikuti Pemko Tanjungpinang dari Ruang Rapat Asisten II Lantai 2 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, dengan kehadiran Kepala Bagian Perekonomian Setdako Tanjungpinang, Hamerudin, bersama instansi terkait.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah tidak hanya diminta menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mencermati perkembangan sejumlah komoditas pangan yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti beras, daging ayam ras, cabai rawit dan ikan segar.

Berdasarkan data BPS, inflasi nasional Agustus 2026 tercatat 0,21 persen secara month-to-month (m-to-m), setelah pada Juli mengalami deflasi 0,14 persen. Secara tahunan, inflasi Agustus tercatat 3,19 persen.

Sementara itu, Kota Tanjungpinang mencatat deflasi 0,14 persen pada Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi stabilitas harga daerah, namun tetap perlu diikuti dengan pemantauan dan langkah antisipasi terhadap perubahan harga dan pasokan.

Hamerudin mengatakan, arahan Mendagri menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Inflasi memang harus dikendalikan, tetapi pada saat yang sama aktivitas ekonomi masyarakat juga harus tetap berjalan. Ketersediaan barang harus terjaga, distribusi lancar, harga stabil dan daya beli masyarakat tetap kuat,” ujar Hamerudin.

Ia menegaskan Pemko Tanjungpinang akan terus memperkuat koordinasi antar-OPD dan stakeholder, melakukan pemantauan harga komoditas strategis, menjaga ketersediaan pasokan serta menyiapkan intervensi apabila terjadi tekanan harga.

“Target kita bukan hanya angka inflasi yang terkendali, tetapi bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang wajar, pelaku usaha tetap berjalan dan perputaran ekonomi Tanjungpinang terus bergerak,” pungkasnya.

Pemko Tanjungpinang berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui penguatan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

12 September 2026 - 00:46 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 14:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 14:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 14:36 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 21:20 WIB

Trending di Tanjungpinang