PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Regional

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, 5 Mantan Anggota OPM di Puncak Jaya Ikrar Setia NKRI

badge-check


					Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, 5 Mantan Anggota OPM di Puncak Jaya Ikrar Setia NKRI Perbesar

Realbatam.com. Puncak Jaya – Momentum bersejarah terjadi di Alun-alun Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 5 (lima) orang mantan anggota kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXVIII/Yambi – Mewoluk secara resmi menyatakan tunduk dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui upacara pengucapan ikrar suci.

Kelima mantan anggota OPM tersebut adalah BT (27 th), GW (23 th), BW (25 th), TK (25 th), dan YW (22 th). Seluruh pemuda yang berasal dari Suku Dani, Kampung Gumburu, Distrik Mewoluk ini mengikuti prosesi dengan khidmat dari pukul 09.30 s.d. 10.50 WIT.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Puncak Jaya, Dandim 1714/Puncak Jaya, Kapolres Puncak Jaya, Dansatgas Yonif 743, Dansatgas Yonif 136 serta disaksikan oleh Ketua Klasis GIDI Mulia Telius Wonda, para Kepala Kampung, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama setempat. Kehadiran tokoh lintas sektor ini menunjukkan dukungan penuh atas kembalinya para pemuda tersebut ke tengah masyarakat.

Dalam prosesi tersebut, kelima mantan anggota OPM dengan tegas membacakan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI yang dipandu langsung oleh Bupati Puncak Jaya, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah ikrar. Suasana haru memuncak saat mereka melakukan penciuman Bendera Merah Putih sebagai simbol komitmen total, yang diikuti dengan pemberian baju batik serta Kartu Ikrar NKRI.

Sebagai bentuk kepedulian dan modal awal reintegrasi, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri memberikan bantuan sosial kepada mereka. Bantuan yang diserahkan meliputi paket sembako senilai Rp1.000.000,-, uang tunai pembinaan sebesar Rp1.000.000,- per orang, pakaian, serta uang pembinaan bagi para tokoh masyarakat yang bertindak sebagai saksi.

Keberhasilan ini merupakan buah dari pendekatan persuasif, komunikasi sosial, dan pembinaan teritorial yang berkelanjutan oleh aparat keamanan dan pemerintah daerah. Pasca-ikrar, sinergi lintas sektor akan terus dioptimalkan melalui pemantauan intensif, pendampingan, serta program pemberdayaan ekonomi guna menjamin kesejahteraan dan keamanan mereka dari intimidasi pihak luar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI

11 September 2026 - 08:39 WIB

Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa

11 September 2026 - 08:35 WIB

Dari Julok Menuju Tiongkok: Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh Kuliah Di China

10 September 2026 - 18:17 WIB

Dari Tunai Ke Digital, KKN Desa Dewi Sri Dampingi UMKM Desa Dewi Sri Gunakan Qris

10 September 2026 - 16:27 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 15:21 WIB

Trending di Regional