PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Hukrim

Sebelum Tewas, Bripda Natanael Disebut Ungkap Judi Online di Rusun Polda Kepri

badge-check


					Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Perbesar

Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Realbatam.com. Batam- Kesaksian ayah Bripda Natanael Simanungkalit mengungkap cerita yang disampaikan korban sebelum meninggal dunia. Natanael disebut pernah bercerita kepada keluarganya mengenai maraknya judi online di Rusun Polda Kepulauan Riau serta adanya permintaan uang dari senior.

Hal itu diungkap Roy Simanungkalit saat menjadi saksi dalam persidangan perkara kematian anaknya di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (3/9/2026).

Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 605/Pid.B/2026/PN Btm dengan terdakwa Arawna Sihombing. Sementara tiga terdakwa lainnya, yakni Asrul Prasetia, Muhammad Alfarizi dan Guntur Sakti Pamungkas, menjalani persidangan dalam berkas perkara terpisah.

Roy mengatakan, cerita mengenai kondisi di Rusun Polda Kepri disampaikan Natanael kepada ibunya sekitar sepekan sebelum meninggal dunia.

“Mak, di Rusunawa itu banyak judi online. Saya sering diminta-minta loh, Mak,” ujar Roy menirukan ucapan anaknya di hadapan majelis hakim.

Menurut Roy, Natanael tidak hanya mengeluhkan dugaan judi online. Korban juga disebut beberapa kali bercerita mengenai permintaan uang dari seniornya.

Roy mengaku baru memahami persoalan yang dialami anaknya secara lebih jauh setelah Natanael meninggal dunia.

Dia mengatakan, apabila sejak awal mengetahui persoalan tersebut, dirinya akan meminta Natanael berhenti dari kepolisian.

“Kalau sebelum kejadian ngomong kayak gitu ke saya, langsung saya berhentikan dari polisi,” kata Roy. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

11 September 2026 - 16:43 WIB

Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

11 September 2026 - 16:35 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat

10 September 2026 - 21:31 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

10 September 2026 - 20:07 WIB

Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD

10 September 2026 - 17:01 WIB

Trending di Batam