PERNYATAAN SIKAP PD PRIMA DMI KOTA BANJAR

oleh -390 Dilihat
oleh

RealBatam.com,Banjar-Sekretaris Umum Pimpinan Daerah (PD) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, mengeluarkan pernyataan tegas terkait adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang masih mengatasnamakan organisasi PRIMA DMI di wilayah Kota Banjar.

Dalam keterangan resminya, Sandi Mardiana Putra menegaskan bahwa kepengurusan yang sah secara konstitusi organisasi dan diakui oleh Pimpinan Pusat (PP) PRIMA DMI, berdasarkan SK Nomor: PP/KPTS/PD-047/IV/1446-2025 yang di keluarkan oleh PP PRIMA DMI Masa Khidmat 2023-2028 adalah kepengurusan di bawah komando Zaenudin Firay sebagai Ketua Umum untuk Masa Khidmat 2025–2028.

Poin-Poin Ketegasan Organisasi:
Legalitas Tunggal: PD PRIMA DMI Kota Banjar di bawah kepemimpinan Zaenudin Firay dan Sandi Mardiana Putra adalah satu-satunya entitas yang memiliki berkas administrasi konkret dan Surat Keputusan (SK) resmi yang telah diturunkan oleh pengurus pusat.

Himbauan Terhadap Pihak Lain: Segala bentuk kegiatan, surat-menyurat, atau pernyataan yang mengatasnamakan PRIMA DMI Kota Banjar di luar kepengurusan resmi ini adalah Ilegal dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun organisasi.

Koordinasi Lintas Sektoral: Kami mengimbau kepada instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh remaja masjid di Kota Banjar agar lebih selektif dan hanya berkoordinasi dengan pengurus yang memegang mandat sah.

Tindakan Tegas: Kami tidak akan segan mengambil langkah organisasi maupun langkah hukum jika masih ada oknum yang sengaja mencatut nama PRIMA DMI Kota Banjar untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu yang dapat merusak nama baik organisasi.

“PRIMA DMI Kota Banjar hanya ada satu. Tidak ada dualisme kepengurusan. Kami memegang mandat resmi dan fokus kami adalah mengabdi untuk kemakmuran masjid di Kota Banjar. Pihak manapun yang mencoba mengklaim tanpa dasar legalitas yang kuat, silakan berhenti demi menjaga kondusifitas umat,” tegas Sandi Mardiana Putra.

Sebelum menutup beliau berharap “Harapan saya, setelah pernyataan ini keluar, tidak ada lagi kebingungan atau simpang siur di tengah masyarakat. Kami ingin seluruh elemen remaja masjid di Kota Banjar kembali bersatu dan fokus pada esensi perjuangan kita, yaitu Mengembalikan Masjid Sebagai Pusat Pradaban.

Jangan sampai energi kita habis hanya untuk urusan administratif atau klaim sepihak yang tidak berdasar hukum.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.