Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi Pengamat: Yayasan IGM Perlu Jujur Akui Ada Aktivitas Komersial, Status Nirlaba Tak Otomatis Bebas PBB

Nasional

Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong

badge-check


					Lapas Cibinong Bak Apartemen Perbesar

Lapas Cibinong Bak Apartemen

Realbatam.com. Bogor-Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mempersilahkan media memeriksa langsung belasan ruang tahanan bak apartemen di Lapas Kelas II-A Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Direktur Kepatuhan Internal dan Direktur Intelijen, Ditjenpas langsung turun tangan atas temuan Ombudsman. Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno juga berada di lokasi bersama Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putanto.

Namun hingga Kamis (24/9/2026), Ditjenpas belum menyampaikan kesimpulan mengenai penghuni kamar, status bangunan, dan dugaan adanya transaksi untuk mendapatkan fasilitas khusus tersebut.

“Sedang dalam pendalaman oleh tim, kita tunggu hasilnya,” kata Yudi. Kalimat itu menjadi penting. Sebab, di balik temuan kasatmata berupa kamar mewah, masih terdapat lapisan fakta yang harus dibuka.

Menurut Yusril, keberadaan bangunan itu masih perlu diverifikasi. Sebab, ada kemungkinan bangunan tersebut memiliki fungsi tertentu, misalnya rumah pegawai atau fasilitas asimilasi, bukan semata kamar khusus narapidana.

Ombudsman Beri Tenggat

Ombudsman tidak hanya menemukan, tetapi juga meminta tindakan korektif.
Salah satu permintaan yang paling tegas adalah pembongkaran fasilitas khusus tersebut dalam waktu kurang dari satu bulan.

Ombudsman juga meminta penataan jajaran pimpinan lapas, mengembalikan warga binaan yang diduga menempati fasilitas khusus ke blok hunian, perketat pengamanan, serta penutupan akses keluar di belakang lapas.

Fasilitas Mewah

Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Ombudsman RI memiliki kamar-kamar berstandar apartemen lengkap dengan ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi hingga kulkas terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

Temuan tersebut terungkap ketika Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada Rabu (23/9/2026). Yang membuat persoalan ini semakin serius, Ombudsman menyebut jumlah fasilitas tersebut lebih dari 10 kamar.

Salah satu penghuni yang dimintai keterangan bahkan disebut mengaku membayar untuk mendapatkan fasilitas khusus itu. Namun, pengakuan tersebut masih merupakan bagian dari temuan awal Ombudsman.

Siapa yang menerima pembayaran, berapa nilainya, bagaimana mekanismenya, serta siapa yang memberikan izin, masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan resmi.

Ombudsman juga menemukan minuman beralkohol di salah satu kulkas serta botol bekas minuman beralkohol di tempat sampah. Ombudsman belum menyimpulkan siapa pemilik atau pengguna barang tersebut.

Di bagian lain, ditemukan pula dua akses keluar dari kawasan lapas. Temuan-temuan ini membuat pemeriksaan menjadi lebih luas. Ombudsman menyatakan mengalami hambatan ketika melakukan pemeriksaan.

Sidak pada September itu bahkan disebut bukan pertama kalinya. Pada pemeriksaan sebelumnya, Juli 2026, Ombudsman mengaku tidak diperbolehkan masuk ke Lapas Cibinong.

Pada pemeriksaan kedua, tim datang membawa surat resmi dan atribut lembaga. Ombudsman menyebut sempat terjadi cekcok dan saling dorong dengan petugas sebelum akhirnya pemeriksaan dapat dilakukan.

Di sinilah persoalan administrasi berubah menjadi pertanyaan tentang keterbukaan lembaga pemasyarakatan terhadap pengawasan publik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Trending di Nasional