Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat 442 Atlet Batam Berlaga di Porprov Kepri 2026, Targetkan Juara Umum

Nasional

WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar

badge-check


					Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan pers usai menghadiri kegiatan di Istana Negara, Rabu (7/10/2026). Perbesar

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan pers usai menghadiri kegiatan di Istana Negara, Rabu (7/10/2026).

Realbatam.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman bersama Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus menghadiri kegiatan di Istana Negara, Rabu (7/10/2026).

Pada acara tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan 800 perwira tinggi (Pati) TNI dan Polri di seluruh Indonesia.

Presiden memberikan taklimat sekaligus menyampaikan gambaran kondisi yang dihadapi bangsa dan negara.

Taklimat tersebut menjadi ruang bagi jajaran pimpinan TNI-Polri untuk menyelaraskan pemahaman mengenai tantangan bangsa dan menjadikan arahan Presiden Prabowo sebagai pedoman pelaksanaan tugas di seluruh Indonesia.

“Beliau (Presiden) menyampaikan bahwa harus mempersiapkan secara profesional sistem perekrutan ke depan adalah tidak serta merta melihat tentang fisik tetapi intelektual. Jadi kalau misalnya mau masuk menjadi tentara atau polisi, berkacamata tidak apa-apa asalkan dia pinter,” ujar Menko Polkam.

Dalam pengantarnya, Presiden RI Prabowo menyampaikan bahwa pada pertemuan ini ia ingin memberi gambaran tentang keadaan yang dihadapi sebagai bangsa dan negara.

Termasuk juga dengan memberikan gambaran terkait perkembangan negara dan bangsa Indonesia.

“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemerintahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” kata Presiden Prabowo dalam keterangan BPMI Setpres.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Adrianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Muhammad Herindra, para purnawirawan dari TNI dan Polri, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi dan Staf Ahli Kemenko Polkam. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Normalisasi 137 Sungai Jadi Prioritas Pulihkan Pascabencana Sumatera

26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Wagub Nyanyang Sambut Baik Kehadiran Kodam XXV, Perkuat Pertahanan dan Keamanan Wilayah Perbatasan

21 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau