10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Nasional

Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu

badge-check


					Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu Perbesar

Realbatam-Jakarta-Dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026), Sekretaris Jenderal PB PII, Atqiya Fadhil Rahman, mengatakan Pelajar Islam Indonesia merupakan organisasi kader yang menjunjung tinggi konstitusi, nilai-nilai Islam, serta semangat persaudaraan. Melalui Surat Edaran Nomor PB/Sek/SE/026/VII/1428–2026, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses keberlanjutan kepemimpinan organisasi telah dilaksanakan sesuai mekanisme konstitusi organisasi dan telah memenuhi aspek legalitas hukum serta administrasi yang berlaku.

“Sebagai Sekretaris Jenderal PB PII Periode 2026–2028, saya menegaskan bahwa legalitas organisasi yang telah diperoleh bukanlah untuk memperuncing perbedaan, melainkan menjadi landasan agar roda organisasi berjalan secara tertib, profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sekjend Fadhil menambahkan, dengan demikian, tidak ada lagi ruang untuk mempertentangkan hal-hal yang telah diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.

PB PII mengajak seluruh kader, alumni, dan keluarga besar Pelajar Islam Indonesia untuk mengedepankan ukhuwah, memperkuat komunikasi, serta menjaga marwah organisasi. Saat ini, energi kita harus diarahkan pada penguatan kaderisasi, dakwah, pengembangan intelektual pelajar, dan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Kami percaya bahwa organisasi yang besar bukanlah organisasi yang bebas dari perbedaan, melainkan organisasi yang mampu menyelesaikan setiap dinamika melalui konstitusi, musyawarah, dan semangat persaudaraan. Karena itu, kami mengajak seluruh keluarga besar PII untuk meninggalkan segala bentuk perbedaan yang berpotensi menghambat langkah organisasi dan bersama-sama membangun masa depan Pelajar Islam Indonesia yang lebih kuat, bersatu, dan berkemajuan,” lanjutnya.

Sementara, Ketua II PB PII Bidang Organisasi, Yusuf Wicaksono, mengatakan, Pelajar Islam Indonesia dalam menjaga persatuan serta melanjutkan estafet perjuangan organisasi tidak akan memecah belah kepengurusan baik di tingkat daerah maupun wilayah.

“Kita upayakan semaksimal mungkin untuk terus intens komunikasi dengan semua pihak, agar PII terus berjalan dalam koridor perjuangan,” ujarnya.

Yusuf menyebutkan, akan ada formulasi dalam menyikapi kepengurusan di tingkat wilayah dan daerah yang masih belum menggelar penyatuan.

“Langkahnya harus persuasif dan terukur, kita akan komunikasi dengan berbagai pihak demi menjaga marwah dan nama besar Pelajar Islam Indonesia,” tutupnya.

Perwarta : Yusuf Wicaksono
Editor      : Akm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional