BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis Sekda Firmansyah: Mubaligh Berperan Penting Menjaga Persatuan dan Menangkal Hoaks Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

Nasional

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

badge-check


					SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari pasar keuangan Indonesia. Penguatan nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir mendapat apresiasi dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Melalui pernyataannya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyebut penguatan Rupiah dan IHSG menjadi sinyal positif bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan dan instrumen untuk menghadapi tekanan ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dua hari ini Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ujar SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu nilai perkembangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pandangannya beberapa waktu lalu tidak keliru.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki sumber daya politik maupun ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

SBY menegaskan berbagai opsi kebijakan masih tersedia, baik melalui instrumen fiskal pemerintah maupun kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan menghentikan pelemahan Rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung beruntun menjadi bukti adanya langkah konkret dari pemerintah dan otoritas keuangan.

“Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita untuk mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan berhasil meredam tekanan yang sempat menghantam pasar keuangan nasional.

Jika tidak segera diatasi, lanjut SBY, pelemahan nilai tukar dan pasar saham berpotensi semakin sulit dikendalikan karena dipengaruhi kombinasi faktor ekonomi riil, kondisi fiskal, beban utang, hingga sentimen dan persepsi pasar.

Karena itu, SBY meminta pemerintah terus menjaga momentum positif dengan memperkuat kondisi fiskal negara, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan SBY ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah ekonomi pemerintahan Prabowo di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi perekonomian. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional