10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Nasional

Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif

badge-check


					Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Perusahaan asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia menyatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Komitmen tersebut dinyatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan. Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja.

Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

Potensi Industri
General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor,” ujar Mr. Weng dilansir cnbcindonesia.com Senin, 31 Agustus 2026.

Rencana pengembangan Yosun perusahaan kakap China ini juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Permudah Izin
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional