Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target Amsakar Serap Aspirasi Warga Galang, Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Perhatian Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

Nasional

PC PMII KOTA BATAM Kecam Teror air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

badge-check


					PC PMII KOTA BATAM Kecam Teror air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas Perbesar

RealBatam.com,Insiden kekerasan brutal yang menimpa dunia aktivisme hak asasi manusia di Indonesia kembali terjadi dan memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan kimia yang diduga kuat merupakan air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Peristiwa tragis ini berlangsung di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, tepatnya setelah korban menyelesaikan agenda diskusi publik.

Aksi penyiraman air keras ini bukan hanya serangan terhadap tubuh, tapi pukulan telak terhadap demokrasi, nurani, dan harga diri bangsa.

Ketua PC PMII Kota Batam, Suhardi menyatakan keprihatinan mendalam serta kecaman atas pristiwa yang terjadi. ini bukan hanya kriminal biasa. Ini adalah teror yang sistematis terhadap suara kebenaran. tindakan keji ini bukan hanya menghacurkan jaringan kulit tapi juga merusak pondasi kemanusian dan ruang demokrasi yang selama ini di perjuankan banyak orang.

Berdasarkan fakta-fakta yang dihimpun dari kronologi kejadian, serangan tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I. Andrie Yunus yang baru saja meninggalkan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) usai merekam podcast bertajuk Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI diserang oleh dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan.

Melihat tingkat kekejaman dan dampak yang ditimbulkan, PC PMII Kota Batam mendesak pemerintah dan aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas aktor di balik serangan ini. Ia menengarai adanya maksud tertentu untuk menyebarkan pesan ketakutan bagi para aktivis lainnya.

“Oleh karena itu saya mendesak kepada pemerintah, dalam hal ini aparat keamanan untuk sesegera mungkin mengungkap siapa pelaku, siapa dalang di balik teror yang sengaja untuk kemudian mengirimkan pesan agar ketakutan itu menjadi sesuatu yang hinggap di tengah-tengah masyarakat khususnya para aktivis yang ingin bersuara terhadap sesuatu dan fenomena atas kebijakan atau apapun yang terjadi di republik ini,

Saya juga mengimbau agar aparat keamanan bertindak secara profesional dan cepat agar keresahan di tengah masyarakat tidak semakin meluas. Profesionalisme aparatur dalam mengungkap dalang intelektual di balik teror ini dianggap krusial untuk mengembalikan rasa aman publik.

“Kita berharap agar ruang dialektika ini betul-betul bisa kita jaga dengan baik agar kondisivitas dan kohesivitas antar anak bangsa ini sehat dan bisa lebih produktif atau lebih menghasilkan yang baik bagi negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional