10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Nasional

PB PII Silaturahmi ke Kementerian Haji dan Umrah RI, Bahas Tantangan Organisasi Islam dan Eksistensi Pelajar

badge-check


					PB PII Silaturahmi ke Kementerian Haji dan Umrah RI, Bahas Tantangan Organisasi Islam dan Eksistensi Pelajar Perbesar

Realbatam.com. Jakarta-Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) melakukan silaturahmi dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026), di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog mengenai perkembangan kepelajaran, organisasi Islam, serta tantangan generasi muda dan pelajar di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis.

Ketua Umum PB PII, Amsal, menyampaikan apresiasi atas sambutan Kementerian Haji dan Umrah RI terhadap kedatangan PB PII. Menurutnya, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara organisasi pelajar Islam dengan pemerintah.

“PII ingin terus mengambil peran dalam membangun kualitas pelajar dan generasi muda. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menyampaikan gagasan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai agenda kepelajaran dan keumatan,” ujar Amsal.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut hangat kedatangan jajaran PB PII. Ia menilai PII memiliki sejarah panjang dan posisi penting dalam perjalanan organisasi kepelajaran dan keislaman di Indonesia.

“PII ini organisasi besar, sejarahnya begitu jauh dan banyak orang-orang besar di dalamnya,” ujar Dahnil.

Menurut Dahnil, salah satu tantangan organisasi Islam saat ini, khususnya PII, adalah perubahan preferensi pelajar dalam berorganisasi. Ia melihat semakin banyak pelajar yang lebih tertarik bergabung dengan komunitas dibandingkan organisasi Islam yang memiliki struktur formal.

“Tantangan organisasi Islam saat ini khususnya PII adalah pelajar yang lebih banyak minat ke komunitas dibandingkan organisasi Islam. Maka jadikan momentum rapat pimpinan nasional ini sebagai tempat merumuskan kembali bagaimana eksistensi PII agar lebih diminati di kalangan pelajar,” kata Dahnil.

Dahnil mendorong PII untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi agar organisasi mampu menjawab kebutuhan serta karakter generasi pelajar saat ini. Menurutnya, kekuatan sejarah PII perlu diiringi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PB PII membangun jejaring strategis dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat kontribusi pelajar Islam bagi bangsa.

PB PII berkomitmen menjadikan organisasi sebagai ruang pembelajaran, pengembangan kepemimpinan, dan pengabdian bagi pelajar, sekaligus memastikan PII tetap relevan dan diminati generasi muda di tengah berkembangnya berbagai bentuk komunitas dan gerakan kepemudaan.

Penulis: Yusuf Wicaksono
Editor  : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional