RealBatam.Com. Jakarta-Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengatakan, pembelian pesawat tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries menggunakan mekanisme Pinjaman Luar Negeri (PLN) alias utang. โTerkait pesawat tempur KAAN.
Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme PLN (Pinjaman Luar Negeri) bersama Kemenkeu,โ kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Hal tersebut disampaikan Kemenhan dalam merespons isu pengadaan pesawat tempur KAAN dari Turki. Baca juga: Jet Siluman KAAN Ogah Terus Pakai Mesin Buatan AS, Turkiye Kebut Produksi Dalam Negeri Rio mengatakan, pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI.

Penandatanganan kontrak pembelian 48 jet KAAN Sebelumnya, Pemerintah Indonesia resmi menandatangani kontrak pembelian 48 unit pesawat tempur KAAN dari Turki. Shell Disebut Susul Vivo & AKR Dapat BBM Artikel Kompas.id Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian pameran pertahanan internasional (IDEF) 2025 di Istanbul, Sabtu (26/7/2025), dan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.
“Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Government-to-Government (G2G) yang telah ditandatangani sebelumnya pada 11 Juni 2025,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang dalam keterangannya, Senin (28/7/2025). Frega menyebutkan, kontrak ini bukan sekadar pengadaan alutsista canggih, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
Menurut dia, dengan kontrak ini, Indonesia tidak hanya memperoleh alutsista berteknologi tinggi, tetapi juga berkesempatan besar untuk mengembangkan basis industri pertahanan lokal. โBasis industri lokal yang akan dibentuk di Indonesia diharapkan menjadi bukti nyata dari kemitraan yang saling menguntungkan dan berlandaskan pada persahabatan,” ujar Frega.







