Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target Amsakar Serap Aspirasi Warga Galang, Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Perhatian Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

Nasional

Karimun Raih Penghargaan BRIN Kategori Daerah Berdaya Saing di Indonesia

badge-check


					Karimun Raih Penghargaan BRIN Kategori Daerah Berdaya Saing di Indonesia Perbesar

RealBatam.com,Jakarta-Kabupaten Karimun kembali menegaskan eksistensinya di panggung nasional dengan meraih penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendorong peningkatan daya saing berbasis riset dan inovasi.

Apresiasi tersebut diserahkan dalam acara peluncuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (24/2/2026). IDSD sendiri merupakan instrumen strategis untuk mengukur performa dan kesiapan daerah dalam menghadapi kompetisi global melalui penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, dan kualitas sumber daya manusia.

Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa IDSD 2025 menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas riset dan inovasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Pertumbuhan ekonomi suatu daerah sangat bergantung pada kekuatan riset dan pengembangan (R&D), inovasi, kewirausahaan, serta modal manusia,” ujar Arif.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan hasil pengukuran IDSD 2024 yang dipublikasikan pada periode 2025/2026, Kabupaten Karimun mencatat capaian positif pada empat pilar utama daya saing, yakni lingkungan pendukung, sumber daya manusia (SDM), pasar, dan ekosistem inovasi.

Di tingkat Provinsi Kepulauan Riau, Karimun diproyeksikan sebagai wilayah pengembangan strategis, khususnya pada sektor industri unggulan serta komoditas pertanian seperti kelapa sawit, karet, dan hortikultura.

Secara nasional, peringkat tertinggi IDSD diraih oleh Kabupaten Badung dari total 416 kabupaten dan kota yang dinilai. Meski demikian, Karimun tetap mendapatkan apresiasi atas konsistensi dan upaya berkelanjutan dalam memperkuat fondasi daya saing daerah.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa capaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan pembenahan.

Rocky mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dituntaskan, termasuk percepatan penanganan satu desa tertinggal yang menjadi prioritas intervensi pemerintah daerah.

“Dengan dukungan penuh dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis dapat terus mendorong inovasi di sektor industri dan pertanian agar semakin kompetitif di tingkat nasional,” ujarnya.

Sejalan dengan visi BRIN dalam pengembangan teknologi masa depan seperti green hydrogen dan future food, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen menjadikan indikator IDSD 2025 sebagai pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan posisi Karimun dalam peta daya saing nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap target Indonesia menjadi empat besar kekuatan ekonomi dunia pada 2050

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional