Pakuwon City Batam Resmi Mulai Dibangun, Ada Mall hingga Hotel Bintang 5 BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target Amsakar Serap Aspirasi Warga Galang, Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Perhatian

Nasional

JK Tegaskan Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan dan Jaga Harmoni Lingkungan

badge-check


					JK Tegaskan Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan dan Jaga Harmoni Lingkungan Perbesar

RealBatam.com,Jakarta-Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menegaskan masjid harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan penjaga harmoni lingkungan usai melantik KH. Ma’mun Al Ayubi sebagai Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran pimpinan.

Pelantikan Pimpinan Wilayah DMI DKI Jakarta masa khidmat 2025–2030 berlangsung di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026), dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Dalam arahannya, JK sapaan akrab Jusuf Kalla menekankan, peran masjid tidak boleh dibatasi hanya sebagai tempat ibadah.

Menurutnya, masjid memiliki fungsi strategis dalam membangun kehidupan sosial, ekonomi, sekaligus menjaga persatuan umat di tengah dinamika kota metropolitan seperti Jakarta.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah. Prinsip pokoknya memang tempat ibadah, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang berdiskusi, memelihara lingkungan, dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu juga mengingatkan pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang inklusif yang merangkul semua kalangan tanpa sekat identitas kedaerahan.
“Tidak ada masjid Betawi, tidak ada masjid Sumatra, tidak ada masjid Sulawesi. Semua boleh. Masjid memelihara persatuan,” katanya.

Masjid Berinovasi Pemberdayaan Ekonomi Umat
Selain soal persatuan, JK turut menyoroti penggunaan pengeras suara di masjid, khususnya di wilayah perkotaan yang jarak antarmasjidnya berdekatan.

Ia mengingatkan agar penggunaannya diatur dengan bijak demi menjaga kenyamanan bersama.
“Pengajian sebelum azan cukup lima menit. Tidak perlu panjang-panjang. Ceramah juga tidak perlu disiarkan ke luar masjid. Cukup yang di dalam saja agar tidak saling bertabrakan dengan suara masjid lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengaturan tersebut penting untuk menjaga ketertiban lingkungan, termasuk menghormati warga yang sakit, anak-anak yang bersiap ke sekolah, maupun pekerja yang memulai aktivitas sejak pagi hari.

Tak hanya itu, JK mendorong pengurus masjid untuk berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat. Ia mencontohkan sejumlah masjid yang mengembangkan unit usaha seperti kedai kopi (coffee shop) sebagai upaya membuka lapangan pekerjaan.

“Masjid harus berkreatif. Ada masjid yang membuat usaha seperti coffee shop untuk memberi orang pekerjaan. Ini bagian dari membangun masyarakat,” katanya.

Dalam konteks kebencanaan, ia juga menegaskan masjid memiliki peran strategis sebagai tempat perlindungan sementara. Fasilitas seperti air, toilet, dan ruang yang memadai dinilai dapat dimanfaatkan bagi warga terdampak bencana.

Pelantikan pengurus DMI DKI Jakarta periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum penguatan fungsi masjid di ibu kota, bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai simpul persatuan, pemberdayaan sosial, serta penggerak ekonomi umat yang menjaga harmoni lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional