Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis

Nasional

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Waktu Kita Habis, Terjadi Perpecahan di Masyarakat

badge-check


					Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) meminta Presiden ke-7 Jokowi segera menunjukkan ijazah aslinya. Perbesar

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) meminta Presiden ke-7 Jokowi segera menunjukkan ijazah aslinya.

RealBatam.com,Jakarta-Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah aslinya. Hal itu demi menghentikan perpecahan di tengah masyarakat.

Menurut JK, kasus ijazah Jokowi telah menghabiskan waktu banyak orang. Ia pun berharap agar perkara segera selesai dengan menunjukkan ijazah asli.

“Sebenarnya kasus ini sudah 2-3 tahun meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk pengacara. Sebenarnya sederhana persoalannya karena saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli dan kita setop lah perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli, saya yakin itu,” ucap JK, Rabu (8/4/2026).

Tak cuma itu, JK menilai perkara tersebut juga mengganggu nasionalisme masyarakat. Ia yakin Jokowi memahami hal tersebut dan segera menunjukkan ijazah miliknya kepada publik.

“Perpecahan di masyarakat, maki-makian di TV sifat nasionalisme kita terganggu dan saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, tinggal dikasih lihat selesai dan saya yakin Pak Jokowi akan begitu,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional