Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026 BP Batam Buka Kembali Ruas Jalan Gajah Mada, Lebih Cepat dari Target Amsakar Serap Aspirasi Warga Galang, Air Bersih dan Infrastruktur Jadi Perhatian Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

Nasional

Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo

badge-check


					Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo Perbesar

RealBatam.com,Jakarta-Wacana Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace mulai menguat setelah Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan sinyal tegas terkait kemungkinan langkah tersebut.

Muzani mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali menyebutkan potensi keluar dari forum internasional itu dalam berbagai kesempatan.

Pernyataan tersebut kembali muncul setelah Muzani melakukan pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore tanggal 4 Maret 2026.

Menurut Muzani keputusan bergabung atau meninggalkan organisasi semacam BoP sangat mungkin dilakukan Indonesia asalkan didasari kesepakatan bersama serta pertimbangan kepentingan nasional yang matang.

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden Kita bisa saja kapan saja keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama” ujar Muzani kepada wartawan seusai pertemuan di Istana.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian masyarakat terutama di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Indonesia awalnya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza karena keyakinan bahwa forum tersebut dapat mempercepat pencapaian kemerdekaan Palestina.

BoP dibentuk dengan tujuan utama mendorong proses perdamaian sekaligus mendukung pembangunan ulang wilayah Palestina yang rusak parah akibat konflik panjang.

Muzani menjelaskan bahwa misi forum itu fokus pada rekonstruksi rehabilitasi serta pembangunan kembali Gaza yang mengalami kerusakan masif selama konflik berlangsung.

Namun perkembangan terkini di tingkat global membuat pemerintah Indonesia mulai mengevaluasi ulang keikutsertaannya dalam organisasi tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Wamenhaj Imbau Umrah Tak Naik Pesawat Transit Malaysia-Singapura

27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Bamsoet Dukung Sufmi Dasco: Indonesia Harus Berani Tentukan Rating Bursa Sendiri, MSCI Bukan Penentu Nasib Ekonomi Bangsa

26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Trending di Nasional