Harmoni Asa Usung Semangat Restorasi, Tawarkan Penguatan Aspirasi dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa POLSRI Pesantren An Ni’mah Sagulung Terbakar, Santri Terlihat Panik dan Berhamburan Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting DPP GEMA SILAMPARI Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Infrastruktur Di Kota Lubuklinggau. Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah Merawat Warisan Sejarah Pulau Penyengat, Harapan Ekonomi Masyarakat Menguat

Pendidikan

Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam

badge-check


					Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam Perbesar

RealBatam.com,Tanjungpinang-Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto, membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum guru agama di SMK Negeri 1 Batam. Menyikapi kasus tersebut, pihak dinas langsung mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara guru yang diduga terlibat.

Kasdianto menegaskan, penonaktifan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusi pendidikan sekaligus untuk menjaga kondusivitas lingkungan sekolah. Selain itu, langkah tersebut diambil agar proses hukum dapat berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Yang bersangkutan berstatus P3K. Untuk saat ini sudah kami nonaktifkan dan kami serahkan sepenuhnya penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian,” ujar Kasdianto, Senin (9/2).

Ia menjelaskan, keputusan lanjutan terhadap status kepegawaian pelaku akan menunggu hasil proses hukum. Apabila nantinya ditetapkan sebagai tersangka dan terbukti bersalah, maka sanksi tegas sesuai ketentuan perundang-undangan akan diberlakukan.

“Keputusan ada di penegak hukum. Kalau sudah ada penetapan dan dinyatakan bersalah, tentu ada sanksi. Kami tidak akan melindungi pelaku,” tegasnya.

Kasus ini terkuak dari laporan siswa kelas X. Selain memaksa menyodomi dirinya, guru berinisial MJ tersebut juga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki lainnya.

“Kita lakukan angket, ada 50 responden dengan berbagai laporan. Dari dipegang, dicubit paha, sampai dipegang kemaluannya,” kata Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Deden Suryana.

Modus pencabulan MJ ini dengan memanggil siswa yang bermasalah. Siswa tersebut dibawa ke ruangan kerjanya yang saat itu tengah kosong.

“Ruangan guru itu sudah kosong, karena jam pelajaran selesai. Pengkuan korban juga diperkuat dengan rekaman CCTv, saat guru ini membawanya ke ruangan,” ungkap Deden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laga Cerdas Cermat Jadi Pengalaman Berharga bagi Siswa SMPN 9 Tanjungpinang

20 Oktober 2026 - 23:15 WIB

Laga Cerdas Cermat Asah Pengetahuan dan Karakter Siswa SMP Tanjungpinang

20 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Wagub Nyanyang Dorong Siswa SMKN 11 Batam Bijak Manfaatkan Teknologi

9 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Buka Hingga 31 Oktober, Ini Info Lengkapnya

3 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Revitalisasi SDN 009 Penyengat Dimulai, Lis: Anak-anak Berhak Mendapat Fasilitas Pendidikan yang Layak

1 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Trending di Pendidikan